Salat lain ada azannya. Salat Tahajud tidak ada azannya. Kenapa? Karena Allah ingin tahu, siapa yang datang tanpa dipanggil.
Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya, Subuh. Semua dipanggil lewat azan, “Hayya ‘alash sholah”
Tapi Tahajud? Tidak ada azan, tidak ada yang membangunkan. Hanya hati yang rindu yang akan bangun sendiri.
Pada saat semua orang terlelap, kamu memilih bangun. Pada saat selimut begitu hangat, kamu memilih air wudu yang dingin.
Itulah kenapa Tahajud itu istimewa. Karena ia adalah panggilan cinta, bukan panggilan kewajiban. Yang bangun adalah yang benar-benar cinta kepada Allah.
“Ya Allah, jadikanlah aku termasuk hamba yang ahli bangun malam untuk-Mu. Jangan haramkan aku dari manisnya bermunajat di sepertiga malam.”
