Arab Saudi Sediakan 1.000 Beasiswa dan Kerja Sama Riset

Kampus Universitas Islam Madinah.
www.majelistabligh.id -

Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk tahun akademik 2026–2027, sekaligus membidik tiga hingga lima kampus nasional sebagai mitra riset bersama. Langkah ini menandai pergeseran kerja sama pendidikan kedua negara menuju kolaborasi riset dan pengembangan talenta yang lebih terukur.

Tidak lagi sebatas pertukaran akademik, kedua negara kini menggeser fokus kerja sama menuju kolaborasi riset strategis, pengembangan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), serta pencetakan talenta berkualitas yang menjawab kebutuhan pasar.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat 95 dokumen kerja sama aktif antara perguruan tinggi kedua negara. Kerja sama tersebut mencakup penelitian bersama, pengabdian masyarakat, pengembangan kurikulum, program gelar ganda, hingga pertukaran dosen dan visiting professor.

“Jejaring yang ada ini menjadi modal kuat untuk meningkatkan kerja sama yang lebih substantif dan implementatif. Ke depan, kami terus mendorong kolaborasi yang lebih erat di bidang STEM dan prioritas nasional kedua negara,” ujar Fauzan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Perguruan Tinggi Indonesia Jadi Mitra Riset

Tak berhenti pada program beasiswa, Arab Saudi juga berencana melakukan asesmen untuk memilih tiga hingga lima perguruan tinggi di Indonesia yang dinilai paling potensial menjadi mitra riset bersama.

Menteri Pendidikan Arab Saudi, Yousef bin Abdullah Al-Benyan, menegaskan pentingnya menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri, pasar, dan dunia usaha.

Jika rencana ini terealisasi, ekosistem riset Indonesia–Arab Saudi diyakini akan semakin solid. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai tempat pembelajaran, tetapi juga menjelma menjadi pusat inovasi dan pengembangan talenta siap pakai.

Saat ini, sejumlah kemitraan antar-kampus telah berjalan intensif, di antaranya:

  • Universitas Negeri Surabaya – Saudi Electronic University
  • Universitas Muhammadiyah Makassar – Al Baha University
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta – King Saud University
  • Universitas Negeri Yogyakarta – Prince Sattam bin Abdulaziz University
  • Universitas Islam Bandung – King Abdulaziz University

Dengan fondasi 95 kerja sama aktif, kuota 1.000 beasiswa, serta rencana seleksi mitra riset unggulan, kerja sama pendidikan Indonesia dan Arab Saudi berpotensi besar melahirkan jalur inovasi yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat kedua negara. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search