Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Perwakilan Wilayah Jawa Timur mengunjungi MTs Muhammadiyah 20 Surabaya, Jumat (7/8/2026). Kunjungan tersebut sekaligus membawa bantuan untuk mendukung pengembangan madrasah yang baru berusia 13 bulan.
Kunjungan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di kampus pesantren MTs Muhammadiyah 20 Surabaya atau Boarding School yang berada di Jalan Jemur Gayungan II/14, Surabaya.
Rombongan Lazismu Jatim dipimpin Wakil Ketua Lazismu Jatim Aditio Yudono bersama sejumlah staf. Kehadiran mereka mendapat sambutan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gayungan Surabaya yang menaungi MTs Muhammadiyah 20 Surabaya.
Dalam sambutannya, Aditio mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lazismu Jatim untuk ikut mendorong kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
“Maksud kunjungan dan pemberian bantuan ini adalah dalam rangka turut mewujudkan pendidikan yang berkemajuan bagi MTs Muhammadiyah 20 Surabaya,” kata Aditio.
Menurut Aditio, usia madrasah yang masih sangat muda tidak boleh menjadi penghalang untuk berkembang dan bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.
“Madrasah yang baru berusia 13 bulan itu agar cepat mampu bersaing serta sejajar dengan lembaga pendidikan di lingkungan Muhammadiyah,” lanjut Aditio.
Dalam kesempatan tersebut, PCM Gayungan Surabaya hadir diwakili oleh Sumarmono. Ia mendampingi Kepala MTs Muhammadiyah 20 Surabaya Fikrilulah bersama staf pengajar dan siswa atau santri.
Sumarmono mengatakan, rintisan madrasah tersebut kini telah memiliki 16 siswa atau santri. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring perkembangan madrasah.
“Alhamdulillah, rintisan madrasah saat ini sudah ada 16 orang siswa/santri. Kami optimistis, masa mendatang lebih banyak lagi santri yang tertampung,” kata Sumarmono.
Keberadaan MTs Muhammadiyah 20 Surabaya menjadi bagian dari ikhtiar PCM Gayungan dalam memperluas akses pendidikan berbasis pesantren. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Lazismu, menjadi salah satu penguat bagi pengembangan fasilitas dan layanan pendidikan madrasah.
Dapat Bantuan 10 Kasur untuk Santri
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Surabaya Fikrilulah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan Lazismu Jatim. Menurutnya, dukungan tersebut membantu madrasah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkemajuan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Wilayah Jawa Timur atas kerja sama serta bantuannya dalam rangka turut mewujudkan MTs Muhammadiyah 20 Surabaya berkemajuan,” ujar Fikrilulah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Kantor Layanan (KL) PCM Wonocolo Sepanjang yang turut memberikan bantuan fasilitas bagi santri.
“Terima kasih juga kepada Lazismu KL PCM Wonocolo Sepanjang atas bantuan 10 unit kasur busa untuk ruang tidur santri,” katanya.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebutuhan dasar santri yang tinggal di lingkungan boarding school. Madrasah berharap dukungan serupa dapat terus mengalir sehingga pengembangan fasilitas berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah siswa.
Dengan dukungan Lazismu dan lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, MTs Muhammadiyah 20 Surabaya terus membangun fondasi sebagai lembaga pendidikan yang berkemajuan. (*/tim)
