Berhijrah Antara Jahannam dan Ampunan

Berhijrah Antara Jahannam dan Ampunan
*) Oleh : Masroin Assafani
Wakil Ketua PDM Lamongan
www.majelistabligh.id -

Hijrah di samping melahirkan juang yang sangat tinggi, ada juga yang pengecut diri. Mereka yang tidak berhijrah padahal berkemampuan adalah orang-orang yang pengecut. Mereka akan dicabut nyawanya dengan keras, ditanya malaikat dengan pernyataan bumi Allah luas, mengapa tidak hijrah? Sebagaima firman Allah berikut ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ تَوَفّٰٮهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ ظَا لِـمِيْۤ اَنْفُسِهِمْ قَا لُوْا فِيْمَ كُنْتُمْ ۗ قَا لُوْا كُنَّا مُسْتَضْعَفِيْنَ فِى الْاَ رْضِ ۗ قَا لُوْۤا اَلَمْ تَكُنْ اَرْضُ اللّٰهِ وَا سِعَةً فَتُهَا جِرُوْا فِيْهَا ۗ فَاُ ولٰٓئِكَ مَأْوٰٮهُمْ جَهَـنَّمُ ۗ وَسَآءَتْ مَصِيْرًا

Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi diri sendiri, mereka (para malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami orang-orang yang tertindas di Bumi (Mekah).” Mereka (para malaikat) bertanya, “Bukankah Bumi Allah itu luas sehingga kamu dapat berhijrah (berpindah-pindah) di Bumi itu?” Maka orang-orang itu tempatnya di Neraka Jahanam dan (Jahanam) itu seburuk-buruk tempat kembali,”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 97)

Kemudian Allah melanjutkan ayat berikut dengan pengecualian, yaitu “kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah),”

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِلَّا الْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرِّجَا لِ وَا لنِّسَآءِ وَا لْوِلْدَا نِ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ حِيْلَةً وَّلَا يَهْتَدُوْنَ سَبِيْلًا

kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya dan tidak mengetahui jalan (untuk berhijrah),”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 98)

Inilah keindahan kasih sayang ilahi. Mereka yang lemah kekuatan mendapatkan dispensasi tersendiri. Bahkan Tuhan membuka pintu maaf seluas-luasnya. Mereka yang diliputi keterbatasan maka Allah membentangkan ampunan baginya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاُ ولٰٓئِكَ عَسَى اللّٰهُ اَنْ يَّعْفُوَ عَنْهُمْ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَفُوًّا غَفُوْرًا

maka mereka itu, mudah-mudahan Allah memaafkannya. Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 99)

Pelajaran yang bisa kita ambil ;
1. Pertanyaan besar bagi orang-orang yang tidah ikut hijrah, dan ancaman jahanam baginya. Mereka orang-orang yang pengecut, maka baginya jahannam.
2. Bagi mereka yang lemah dan tidak ikut hijrah maka bagi mereka ampunan Allah SWT.
3. Allah menunjukkan welas asih dan Allah Maha Pemaac lagi Maha Pengampun.

Doa
—–
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَا رْحَمْ وَاَ نْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِيْنَ

Dan katakanlah (Muhammad), “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.” (QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 118)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search