Menjaga pikiran agar senantiasa positif akan mampu menjauhkan manusia dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan sifat-sifat buruk lainnya.
1. Berpikir Positif kepada Allah
Jika seorang hamba berprasangka baik kepada Allah dan diiringi dengan amal kebaikan, maka Allah pun akan bersikap baik kepada hamba tersebut.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda bahwa Allah Ta’ala berfirman:
“Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku. Jika ia berprasangka baik kepada-Ku, maka baginya kebaikan. Jika ia berprasangka buruk kepada-Ku, maka baginya keburukan.”
2. Berpikir Positif terhadap Diri Sendiri
Kehadiran kita di dunia ini tidaklah sia-sia. Pasti Allah telah menganugerahkan potensi untuk mengemban misi besar yang Dia tetapkan bagi kita.
Menganggap diri rendah, tidak berarti, tidak berdaya, adalah bentuk berpikir negatif terhadap diri sendiri.
Orang-orang yang lemah semangatnya, mudah putus asa, dan gampang menyerah, seringkali merupakan dampak dari cara berpikir negatif ini.
Maka, pandanglah diri kita sebagai ciptaan dan karya Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Sempurna.
3. Berpikir Positif terhadap Orang Lain
Tak ada orang yang merasa nyaman berada di sekitar kita jika kita selalu berprasangka buruk terhadap mereka. Sebaliknya, kita akan memiliki banyak sahabat dan relasi yang sehat jika kita bersikap positif kepada orang-orang di sekitar.
Perbanyaklah berselawat. Panggillah Rasulullah saw dengan cara berselawat kepadanya. Mustahil panggilan kita diabaikan jika disertai keikhlasan.
Insya Allah, Allah SWT akan senantiasa menolong kita dalam setiap urusan, menunjukkan jalan yang lurus, dan melimpahkan rahmat-Nya.
Semoga di tahun 1447 Hijriah dan tahun 2025 ini, kita dapat menjalani hari-hari dengan amal shalih, dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh rasa syukur.
“Yaa Allah, Yaa Rabb, mohon limpahkan rahmat dan keberkahan kepada kami, karuniakan kebaikan dan keimanan, serta selamatkan kami dari segala bentuk musibah dan marabahaya.”
Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin. (*)
