Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) mencatatkan lompatan transformasi yang signifikan sepanjang satu tahun terakhir. Kampus ini berhasil menembus peringkat ke-5 dunia dalam kategori UniRank Islamic Universities in the World 2026, menduduki peringkat ke-1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Timur versi UniRank, serta memborong sedikitnya 18 penghargaan bergengsi di bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan inovasi kelembagaan.
Deretan capaian strategis tersebut dipaparkan dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UMSURA yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, pada 20–21 Agustus 2026. Forum ini digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahunan sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis perguruan tinggi pada periode mendatang.
Selain mendominasi tingkat regional, reputasi UMSURA di kancah global dan nasional kian solid. Kampus ini masuk dalam kelompok peringkat 1001–1500 Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings 2026 atas kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan.
Di tingkat nasional, UMSURA berada di posisi ke-26 perguruan tinggi terbaik. Reputasi digitalnya pun menguat dengan meraih posisi ke-2 Webometrics PTS se-Jawa Timur dan peringkat ke-5 di lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Tidak hanya unggul dalam pemeringkatan, UMSURA mengukuhkan kinerjanya melalui 18 raihan prestasi produktivitas akademik. Pada lingkup Kemdiktisaintek, kampus ini meraih hibah Program Penguatan PTS senilai Rp600 juta, menjadi penerima Hibah Pengabdian Masyarakat terbanyak 2026, serta menempati peringkat kedua se-PTMA dalam Bantuan Publikasi Jurnal Bereputasi 2025 dengan 29 artikel.
Di bidang riset, UMSURA mencatatkan diri sebagai peraih hibah Ekspedisi BRIN terbanyak di lingkungan PTMA dengan 4 proposal, menembus Top 19 PTMA penerima Hibah RIIM Kompetisi, dan meraih predikat Gold Winner Kategori Pengabdian Masyarakat serta Silver Winner Kategori Penelitian (Klaster Utama) dari LLDIKTI Wilayah VII. Penghargaan internasional juga diraih lewat Radar Surabaya Awards 2026 sebagai PTS dengan Ekosistem Internasional Terbaik dan Anugerah Kerja Sama Internasional Paling Berdampak dari LLDIKTI VII.
Rektor UMSURA, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh sivitas akademika. Namun, ia menegaskan bahwa deretan prestasi ini bukan alasan untuk berpuas diri.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas pencapaian ini. Namun, bagi kami capaian ini bukanlah titik akhir, melainkan pelecut untuk berbuat lebih baik lagi. Pemeringkatan dan penghargaan harus beriringan dengan peningkatan kualitas tata kelola, produktivitas akademik, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Mundakir.
Mundakir menambahkan, hasil evaluasi Rakerpim akan dijadikan pijakan utama untuk menutup kekurangan yang ada dan menyusun strategi baru yang lebih agresif. Ke depan, UMSURA berkomitmen memperkuat budaya mutu dan kolaborasi global guna memperluas dampak positif institusi di tingkat nasional maupun internasional. (*/tim)
