Delegasi Muhammadiyah Kunjungi Shenzhen Futian Shixia School, Sekolah Dirgantara Unggulan

Bangunan Shenzhen Futian Shixia School yang sangat megah terletak di kawasan padat. (ist)
www.majelistabligh.id -

Memasuki hari keempat kunjungan kerja di Tiongkok pada Kamis (17/9/2026), rombongan peserta Training on Management and Educational Leadership Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah menyambangi Shenzhen Futian Shixia School.

Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari tata kelola dan inovasi pendidikan di salah satu sekolah unggulan Shenzhen tersebut.

Berdiri di atas lahan seluas tiga hektare, Shenzhen Futian Shixia School menerapkan sistem pendidikan wajib sembilan tahun yang menggabungkan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat ini, sekolah tersebut menampung sekitar 5.400 siswa yang terbagi ke dalam 64 kelas tingkat SD dan 38 kelas tingkat SMP.

Bersama murid membuat ketrampilan dari kayu. (ist)
Bersama murid membuat ketrampilan dari kayu. (ist)

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pimpinan sekolah. Kegiatan diawali dengan sesi foto bersama di halaman depan, sebelum peserta diajak berkeliling meninjau langsung fasilitas serta aktivitas pembelajaran yang modern, lengkap, dan asri.

Fasilitas Terpadu dan Kelas Tematik Unggulan

Secara arsitektur, sekolah ini terbagi menjadi dua area utama—kampus SD dan kampus SMP—yang terhubung langsung oleh jembatan layang. Kampus SD dilengkapi satu gedung pengajaran dan satu gedung komprehensif.

Sementara itu, kampus SMP memiliki gedung pengajaran, gimnasium, serta gedung komprehensif. Gedung SMP telah beroperasi sejak 2016, sedangkan area SD sempat menjalani revitalisasi total mulai akhir September 2018 dan resmi digunakan kembali pada 2020.

Salah satu keunggulan utama Shenzhen Futian Shixia School terletak pada kurikulum praktis dan fokus pengembangan minat bakat, antara lain:

  • Kelas Dirgantara: Sekolah ini dikenal luas sebagai sekolah berbasis kedirgantaraan. Sejak kelas empat SD, siswa mulai diperkenalkan pada dunia penerbangan. Bagi anak yang berminat, mereka mendapat pelatihan mendalam dari tenaga pengajar ahli serta akademisi hasil kerja sama dengan perguruan tinggi kedirgantaraan terkemuka di Tiongkok.
  • Kelas Manufaktur & Keramik: Pada kelas manufaktur, siswa dilatih mengolah kayu menjadi karya seni bernilai tinggi. Sementara di kelas keramik, murid dibimbing membuat kerajinan keramik yang ditargetkan memenuhi standar mutu untuk layak dijual.
  • Sains & Teknologi: Pembelajaran rutin didukung penguatan materi matematika, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan komputer untuk menunjang keterampilan digital siswa sejak dini.

Rangkaian agenda peninjauan diakhiri dengan pertemuan di aula sekolah untuk berdiskusi singkat dan sesi foto bersama sebelum rombongan melanjutkan agenda berikutnya.|| sholihin fanani

 

Tinggalkan Balasan

Search