Di Bawah Langit Makkah, Walikota London Sadiq Khan Menemukan Kesetaraan

Sadiq Khan, Wali Kota London, Inggris, menunaikan ibadah haji tahun ini. (ist)
*) Oleh : Chusnun Hadi
Editor majelistabligh.id
www.majelistabligh.id -

Di antara jutaan manusia yang sedang melaksanakan ibadah haji dan memadati pelataran Masjidil Haram, ada satu sosok yang menarik perhatian dunia. Pria itu berdiri tegak, bahunya terbuka, dibalut dua lembar kain ihram yang sederhana, setara dengan jutaan jemaah lainnya. Tidak ada pengawalan ketat protokoler barat, tidak ada setelan jas khas pejabat tinggi.

Ia adalah Sadiq Khan, Wali Kota London.

Foto-foto sang pemimpin ibu kota Inggris saat menjalankan ibadah haji mulai beredar luas di jagat maya sejak 25 Mei 2026, bertepatan dengan pergerakan jemaah menuju Mina. Bagi Khan, ini adalah perjalanan spiritual yang personal. Namun bagi dunia, kehadirannya di episentrum Islam membawa pesan kemanusiaan yang teramat dalam.

Sadiq Khan tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Di sela-sela ibadah, pria berusia 55 tahun ini mengungkapkan betapa spiritualitas ibadah haji telah menyentuh sisi terdalam dirinya sebagai manusia.

“Sungguh merasa terhormat dan diberkahi dapat menunaikan haji tahun ini, Alhamdulillah. Ini adalah perjalanan yang sangat mengubah hidup, melambangkan kesetaraan, persatuan, dan kemanusiaan kita bersama,” ujarnya seperti dikutip dari The Telegraph.

Bagi seorang politisi yang sehari-hari berkutat dengan kebijakan kota metropolitan yang sibuk dan kompleks, momen berdiri berdampingan dengan manusia dari berbagai belahan bumi adalah sebuah refleksi yang menenangkan. Pakaian ihram yang ia kenakan melepaskan semua atribut jabatan, kekayaan, dan sekat-sekat sosial.

“Berdiri dalam keadaan ihram bersama jutaan jemaah dari seluruh dunia menjadi pengingat indah bahwa kita semua setara di hadapan Tuhan,” lanjut Khan hangat.

Meski raganya berada ribuan mil dari Sungai Thames, hati Khan tidak benar-benar meninggalkan warganya. Pria ramah ini berjanji akan menyelipkan doa khusus untuk warga dan kota yang dipimpinnya. “Saya tentu akan mengingat semua orang yang membutuhkan di London, dan di seluruh dunia, dalam doa-doa saya,” ucapnya tulus

Sisi humanis Khan juga tertangkap dalam sebuah momen hangat di Madinah dan Makkah. Menteri Negara Pakistan, Fahd Haroon, membagikan momen pertemuannya dengan Khan melalui akun X (@haroon_fahd). Dalam unggahan tersebut, Haroon menggambarkan obrolan mereka di sekitar Masjid Nabawi dan depan Kakbah sebagai percakapan yang penuh rasa hormat dan persaudaraan.

Bagi Khan, yang lahir di London dari orang tua imigran asal Pakistan, perjalanan ke Tanah Suci bukanlah hal baru. Pada tahun 2022 lalu, ia juga sempat menunaikan ibadah umrah. Namun, momentum haji kali ini terasa jauh lebih besar dan berkesan.

Menunjukkan Wajah Islam yang Humanis

Kehadiran Wali Kota Muslim pertama di London ini di tengah-tengah pelaksanaan haji terjadi di saat yang krusial. Saat ini, dunia Barat—termasuk Inggris—masih terus berjuang meredam ketegangan sosial terkait isu migrasi, identitas agama, dan meningkatnya gelombang Islamofobia.

Di sinilah letak daya tarik strategis dari perjalanan haji Khan. Di tengah narasi-narasi yang kerap menyudutkan, Khan hadir sebagai bukti hidup yang elegan, bahwa seseorang bisa menjadi Muslim yang taat sekaligus memimpin salah satu pusat finansial dan diplomatik paling berpengaruh di dunia.

Dalam konteks global hari ini, sebuah simbol terkadang berbicara jauh lebih keras daripada pidato politik di podium. Kehadiran Sadiq Khan di Kakbah mengirimkan pesan sunyi namun kuat ke panggung internasional, bahwa identitas Islam tidak lagi bisa dipinggirkan, dan keragaman justru merupakan perekat, bukan pemisah.

Pada akhirnya, di bawah terik matahari Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah dan Mina, Sadiq Khan memperlihatkan potret Muslim modern yang cair dan kosmopolit. Ia melebur dan setara bersama jutaan manusia, membuktikan bahwa di hadapan Sang Pencipta, status wali kota megapolitan ataupun rakyat biasa, semuanya mencair dalam satu barisan yang sama. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search