Dinamika perkaderan di tingkat ortom dan sekolah Muhammadiyah terus menunjukkan geliat yang positif. Pada Selasa (2/6/2026), SMP Muhammadiyah 1 Wangon Banyumas sukses menggelar agenda akbar Wisuda Tahfidz Juz 30 sekaligus Pelepasan Murid Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026. Mengambil tempat di Balai Aisyiyah Wangon, prosesi ini berlangsung khidmat sejak pukul 07.30 WIB dengan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wangon, majelis dikdasmen, dewan guru, serta wali murid.
Acara yang mengusung tema “Menyongsong Masa Depan dengan Iman, Ilmu, dan Inovasi” ini diawali dengan pembacaan beberapa surat Al-Qur’an secara berurutan oleh para wisudawan tahfidz juz 30.

Suasana berubah menjadi penuh keharuan saat lagu “Aku Ingin Jadi Hafidz Qur’an” dikumandangkan. Para santri/siswa turun dari panggung untuk memeluk erat orang tua mereka, menyimbolkan bakti dan rasa syukur atas doa serta air mata yang mengiringi langkah studi mereka.
Ketua PCM Wangon, Samidi, MPd dalam amanatnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dewan guru yang telah berkhidmat tanpa lelah. Beliau juga memberikan motivasi ideologis kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar dan terus menjaga identitasnya sebagai warga persyarikatan.
“Terima kasih kepada para pendidik. Dan untuk anak-anakku, jangan pernah puas dengan pencapaian hari ini. Teruslah belajar, kejar cita-cita kalian, dan tetap pegang teguh nilai-nilai keislaman di mana pun kalian melanjutkan studi,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan wali murid kelas IX, M. Zaenurohman, menyampaikan rasa takzim dan terima kasih yang mendalam atas kesabaran para guru dalam membina putra-putri mereka selama tiga tahun. Ia juga memohonkan maaf atas segala kekhilafan para siswa selama menempuh masa pendidikan di sekolah.
Mencetak Kader untuk Semesta
Sebagai sekolah yang mengakar pada gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, SMP Muhammadiyah 1 Wangon menegaskan posisinya bukan sekadar lembaga transfer ilmu (transfer of knowledge), melainkan rahim yang melahirkan kader. Melalui momentum pelepasan ini, ditegaskan kembali bahwa SMP Muhammadiyah 1 Wangon siap mendidik dan mendelegasikan kader persyarikatan Muhammadiyah sebagai kader bangsa yang unggul, berkemajuan, serta siap bergerak guna memberikan kemaslahatan dan manfaat yang luas bagi alam semesta.
Hal ini tecermin dari potensi luar biasa yang ditunjukkan para siswa saat prosesi acara. Salah satunya adalah penyampaian pesan dan kesan perwakilan siswa yang dibawakan dalam empat bahasa berbeda. Kemampuan diplomasi dan bahasa internasional ini menunjukkan bahwa kader-kader muda Muhammadiyah dari Wangon siap bersaing di kancah global tanpa kehilangan jati diri keislamannya.
Rangkaian acara yang penuh makna ini ditutup dengan penampilan paduan suara kelas IX yang membawakan lagu “Hymne Guru” serta lagu perpisahan. Sebuah penutup yang manis, sekaligus menandai kesiapan para kader bangsa ini untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi membawa panji Islam dan Muhammadiyah makin menjulang. (agus salim)
