Fashmu-3 Jatim, Era Baru Penilaian Lomba yang Transparan Berbasis Digital

Rapat koordinasi panitia Fashmu dengan UMLA. (furqon)
www.majelistabligh.id -

Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) siap menyambut kehadiran ribuan kader muda dari berbagai pelosok Jawa Timur. Kampus ternama yang terletak di “Kota Soto” ini resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Pembukaan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) ke-3 Tingkat Jawa Timur tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Berbeda dari penyelenggaraan pertama dan kedua, FASHMU tahun ini mengusung era baru kompetisi yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Panitia memanfaatkan integrasi teknologi digital untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat dipantau publik secara langsung tanpa hambatan.

Sekretaris Panitia FASHMU 3, Fimas Maulana, mengungkapkan bahwa inovasi utama pada edisi ketiga ini terletak pada sistem penyampaian informasi yang terpusat melalui platform microsite. Langkah ini diambil untuk menjembatani komunikasi antara panitia, peserta, dan pendamping secara cepat dan akurat.

Para mahasiswa yang akan bertugas input data penilaian. (furqon)
Para mahasiswa yang akan bertugas input data penilaian. (furqon)

“FASHMU ke-3 ini membawa terobosan baru. Kami ingin memudahkan arus informasi dari panitia ke peserta maupun pendamping. Melalui microsite, proses penyampaian informasi lomba dilakukan secara real-time. Pendamping bahkan bisa memantau dan melihat langsung perolehan skor atau nilai peserta secara terbuka sesaat setelah dewan juri memberikan penilaian,” ujar Fimas.

Tak hanya integrasi nilai secara real-time, panitia juga mempermudah sistem administrasi dengan menyediakan sertifikat digital bagi seluruh peserta yang berpartisipasi. Sertifikat partisipasi tersebut dapat diunduh secara langsung oleh para peserta maupun pendamping melalui laman resmi s.id/FASHMU-3.

UMLA Terjunkan 65 Mahasiswa Dukung Rekapitulasi Data

Guna menyokong kecepatan dan keakuratan alur data di lapangan, UMLA menggerakkan sebanyak 65 mahasiswa terbaiknya. Para mahasiswa ini ditugaskan secara khusus sebagai operator data yang disebar di setiap ruang perlombaan untuk membantu proses input nilai.

Nilai yang diberikan secara rinci oleh dewan juri di setiap ruangan akan langsung dimasukkan oleh mahasiswa ke dalam basis data pusat panitia. Data tersebut kemudian secara otomatis langsung ditayangkan ke publik, sehingga siapa saja dapat melihat transparansi perolehan skor tiap peserta secara riil.

Melalui kemudahan akses informasi dan transparansi nilai berbasis digital ini, panitia optimistis seluruh tahapan penilaian hingga proses penentuan pemenang FASHMU ke-3 dapat diselesaikan jauh lebih awal, presisi, dan minim kendala teknis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. || fimas maulana

 

Tinggalkan Balasan

Search