Imam sekaligus Khatib Masjid Al-Aqsa, Syekh Ikrimah Sabri, menyerukan seluruh umat Islam untuk memadati Masjid Al-Aqsa di Baitul Maqdis, Palestina, pada Selasa (25/8/2026). Seruan ini disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad saw sekaligus peringatan tragedi pembakaran Masjid Al-Aqsa.
Melalui momentum ganda tersebut, Syekh Ikrimah menekankan bahwa kehadiran umat tidak hanya bertumpu pada peningkatan ibadah ritual, melainkan juga menjadi sarana konsolidasi global dalam menjaga tempat suci, aset wakaf, serta identitas keislaman di Yerusalem dan Palestina.
“Kami mendorong umat untuk memperingati Maulid dengan beribadah di Al-Aqsa, menunaikan salat, serta menghadiri majelis zikir dan kajian keagamaan,” ujar Syekh Ikrimah, Senin (24/8/2026).
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada agenda seremoni belaka. Kecintaan kepada Nabi Muhammad saw harus diwujudkan secara nyata melalui penguatan literasi sejarah dan peneladanan akhlak beliau, sekaligus menjadi benteng dalam merespons berbagai kampanye yang merendahkan martabat Rasulullah.
“Kami mengajak setiap keluarga Muslim untuk memiliki buku sejarah Nabi di rumah masing-masing, selain Al-Qur’an, agar dapat memperdalam dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad saw. Langkah ini penting untuk menghadapi kampanye yang merendahkan Nabi, sekaligus memperkuat prinsip dan ajaran Islam,” tuturnya.
Seruan Lindungi Wakaf dan Aset Umat
Selain penguatan literasi dan spiritualitas, Syekh Ikrimah menyampaikan pesan strategis yang ditujukan kepada negara-negara Arab dan dunia Islam. Ia mendesak adanya langkah konkret dan terpadu untuk melindungi kompleks Al-Aqsa serta aset-aset wakaf dari ancaman yang ada di Yerusalem.
“Kami menyerukan kepada seluruh umat Arab dan Islam untuk menyatukan barisan dan upaya dalam melindungi Masjid Al-Aqsa, situs-situs suci, serta seluruh properti wakaf di Yerusalem dan Palestina,” tegasnya.
Momentum 25 Agustus 2026 ini diposisikan sebagai titik temu penting: menyatukan spirit ibadah, pengukuhan kecintaan kepada Rasulullah, dan pembuktian komitmen nyata umat Islam dalam menjaga keberadaan Masjid Al-Aqsa di Baitul Maqdis. (*/tim)
