Internasionalisasi Dakwah Jadi Watak Dasar Muhammadiyah

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Rofiq Muzakir.
www.majelistabligh.id -

Gagasan internasionalisasi dakwah yang diusung Muhammadiyah bukan sekadar agenda sesaat. Langkah ini berakar kuat pada nilai-nilai dasar yang menjadi ruh gerakan sejak awal berdiri.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Rofiq Muzakir, dalam Pengajian Karyawan PP Muhammadiyah pada Senin (6/7/2026).

Menurutnya, dakwah Muhammadiyah pada hakikatnya berkarakter ekspansif dan berorientasi menjangkau masyarakat global.

“Karakter utama dakwah Muhammadiyah adalah tajdidi (membawa pembaruan) dan islahi (membawa perbaikan). Karena wataknya yang ekspansif inilah, dakwah Muhammadiyah harus bersifat global,” ujar Rofiq.

Berdasarkan pengalamannya menempuh studi di luar negeri selama hampir sembilan tahun, Rofiq melihat ruang dakwah di tingkat internasional masih sangat terbuka lebar. Di mata dunia, Islam dikenal sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan, dan strategi paling efektif adalah melalui dakwah langsung.

Melawan Inferioritas di Kancah Dunia

Di sisi lain, Rofiq menyoroti tantangan berupa sikap inferior atau krisis percaya diri yang melanda sebagian umat Islam saat ini. Absennya nilai-nilai Islam di tengah masyarakat dunia dinilai turut memicu berbagai problem global, sementara ideologi lain terus gencar melakukan ekspansi pengaruh.

“Dunia tanpa Islam adalah dunia yang menderita. Karena itulah Muhammadiyah harus terlibat aktif. Umat Islam perlu membangun kembali optimisme dalam menjalankan misi dakwah,” tegasnya.

Menutup paparannya, Rofiq mengutip sabda Nabi Muhammad saw. tentang nubuat bahwa risalah Islam akan menjangkau setiap sudut bumi. Hadis ini harus dimaknai sebagai dorongan bagi Muhammadiyah untuk mengambil peran strategis tersebut.

“Muhammadiyah harus memiliki orientasi global agar dapat berkiprah di panggung yang lebih luas dan memberikan dampak peradaban yang lebih besar,” pungkas Rofiq.

Internasionalisasi dakwah ini menjadi ikhtiar nyata Muhammadiyah untuk membumikan konsep Islam Berkemajuan. Lewat langkah ini, Muhammadiyah berkomitmen membangun harmoni sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemanusiaan sebagai manifestasi dari nilai keimanan. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search