Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di SMA Muhammadiyah 1 Jombang tidak hanya diwarnai dengan khidmatnya upacara bendera, tetapi juga ditutup dengan aksi kepedulian nyata melalui Gerakan Ta’awun Kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi penggalangan dana peduli korban gempa NTT ini berlangsung dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari seluruh siswa, guru, hingga karyawan.

Dari aksi sosial yang digelar di lapangan Jombang Muhammadiyah Center (JMC) tersebut, berhasil terkumpul dana hingga jutaan rupiah yang akan disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Jombang.
Bentuk kepedulian ini merupakan perwujudan dari ajaran yang diwariskan oleh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, untuk senantiasa membantu kalangan mustadh’afin (kelompok yang lemah/tertindas), terutama mereka yang sedang tertimpa musibah dan bencana alam.
Melalui Gerakan Ta’awun Kemanusiaan ini, besar harapannya bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak gempa, serta membantu mereka untuk segera pulih kembali dan beraktivitas secara normal.
Sebelum aksi sosial ini dilaksanakan, seluruh warga sekolah terlebih dahulu mengikuti jalannya upacara bendera HUT ke-81 RI yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Juni Muslimin, serta prosesi pengibaran bendera dan selebrasi komando dari Pasukan Paskibra SMA Muhammadiyah 1 Jombang (Pasmuhi).
Selain itu, momen ini juga dirangkaikan dengan penyerahan karya literasi antologi cerpen “Perginya Sang Muazin” karya dua siswinya, Elsa Fatima dan Naifa Naqiya, yang lolos seleksi di kanal Tagar.co.
Seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan yang sarat makna ini kemudian ditutup dengan kehangatan acara makan bersama antara siswa dan wali kelas di ruang kelas masing-masing. (kholid)
