Jaga Amanah Umat, Muhammadiyah Terima Hibah Tanah di Gunungkidul

Serah terima akad hibah aset tanah dan bangunan kepada Muhammadiyah. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menerima amanah besar dari masyarakat dalam pengelolaan aset umat. Kali ini, sebuah aset berupa tanah dan bangunan di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi dihibahkan oleh warga bernama Budi Santoso kepada organisasi berlambang Sang Surya tersebut.

Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang terus mengalir dari masyarakat. Menurutnya, setiap hibah yang diterima bukan sekadar penambahan aset, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab moral yang besar.

“Alhamdulillah, kita bersyukur Muhammadiyah masih terus dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan ini tentu menjadi amanah besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan bagi kami,” ujar Agung Danarto saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (26/5/2026).

Agung menegaskan bahwa Muhammadiyah berkomitmen penuh untuk menjaga dan mengelola setiap amanah dengan prinsip akuntabilitas demi kebermanfaatan jangka panjang. Ia juga memastikan bahwa seluruh aset yang dihibahkan ke Muhammadiyah bersifat abadi dan tidak akan pernah diperjualbelikan untuk mendanai kebutuhan operasional organisasi.

“Kami di jajaran pimpinan selalu memegang prinsip: jangan sampai ada sekolah atau masjid yang telantar atau mati, karena tanggung jawabnya sangat berat di akhirat. Kami berkewajiban menjaga agar pahala jariyah dari para pemberi hibah atau wakaf ini terus mengalir tanpa terputus,” tegas Agung.

Lembaga yang Terpercaya

Sementara itu, Budi Santoso selaku pemberi hibah, mengungkapkan bahwa keputusannya didasari oleh keinginan agar aset miliknya dapat dikelola secara produktif dan memberikan dampak sosial yang luas di masa depan. Faktor usia dan keterbatasan waktu membuatnya mencari institusi yang rekam jejaknya sudah teruji dalam mengelola aset umat.

“Lama-kelamaan aset ini sulit saya urus sendiri. Karena itu, saya ingin menyerahkannya kepada institusi yang kredibel dan terpercaya seperti Muhammadiyah. Ke depan, apakah lahan ini akan dibangun sekolah, SPBU, tempat ibadah, atau unit bisnis Muhammadiyah lainnya, saya serahkan sepenuhnya. Yang terpenting adalah mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Budi.

Sinergi ini menjadi potret nyata dari kuatnya semangat ukhuwah Islamiyah dan gotong royong di tengah masyarakat. Kepercayaan yang dititipkan kepada Muhammadiyah diharapkan mampu melahirkan kemaslahatan yang berkelanjutan, sekaligus menjadi ladang amal jariyah yang tak terputus bagi sang pemberi hibah. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search