Supaya rumah tangga tetap tenang dan terhindar dari keributan. Ketika suami menasihatimu, jangan langsung marah, merasa disalahkan, atau sibuk membantah. Dengarkan terlebih dahulu dengan hati yang lapang.
Dalam rumah tangga, suami adalah pemimpin yang memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan mengingatkan keluarganya. Bukan berarti suami selalu benar, tetapi nasihat yang disampaikan bisa menjadi bentuk kepedulian dan kasih sayang.
Kadang-kadang nasihat terasa pahit dan menyakitkan, namun bisa jadi itulah cara Allah menjaga kita dari kesalahan yang tidak kita sadari. Jangan sampai ego lebih besar daripada keinginan untuk menjadi istri yang lebih baik.
Ingatlah! Belajar merendahkan hati memang tidak mudah. Tetapi di situlah letak keberkahan, ketenangan, dan keharmonisan dalam rumah tangga.
Semoga bermanfaat.
