Kalau Allah Tanya Soal Auratmu Nanti, Siap Jawab?

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Saat semua alasan tidak lagi berguna dan yang tersisa hanya kejujuran di hadapan-Nya.

“Kamu tahu ini wajib, lalu kenapa kamu tunda?”

Bukan karena tidak tahu, tapi karena masih menunggu siap. Padahal kematian tidak pernah menunggu siapnya kita.

Kita sering bilang, “Masih proses?”

Tapi sampai kapan menunda ketaatan? Aurat bukan tentang nyaman atau belum. Tapi tentang taat atau tidak.

Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak meminta kita sempurna.

Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya meminta kita berusaha.

Mungkin hari ini belum sempurna, tapi jangan sampai hati merasa biasa dengan kelalaian. Karena yang paling ditakutkan bukan belum berubah, tapi tidak ingin berubah. Sebelum Allah Subhanahu wa Ta’ala bertanya nanti, lebih baik kita mulai memperbaiki hari ini.

Firman Allah,

يٰۤـاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَا جِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَا بِيْبِهِنَّ ۗ ذٰلِكَ اَدْنٰۤى اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”(QS Al-Ahzab 33: 59)

Barakallahu fiikum.

 

Tinggalkan Balasan

Search