Kepemimpinan Perempuan Papua Diperkuat, 53 Kader ‘Aisyiyah Ikuti Pelatihan Regional

Kepemimpinan Perempuan Papua Diperkuat, 53 Kader ‘Aisyiyah Ikuti Pelatihan Regional
www.majelistabligh.id -

Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menggelar Pelatihan Kepemimpinan Perempuan ‘Aisyiyah Berkemajuan Regional Papua di Sorong, Papua Barat Daya, pada 26–28 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti 53 kader dari Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan hingga ke tingkat akar rumput.

Peserta berasal dari unsur Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA). Melalui pelatihan ini, para kader dibekali wawasan, keterampilan, dan perspektif kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam organisasi, keluarga, dan masyarakat.

Ketua Majelis Pembinaan Kader PP ‘Aisyiyah, Mami Hajaroh, mengatakan pelatihan kepemimpinan ini merupakan pengembangan dari model pengkaderan yang telah dirintis pada periode sebelumnya. Pada periode kepengurusan saat ini, program tersebut diperluas agar menjangkau lebih banyak kader di berbagai wilayah.

Papua Barat Daya menjadi wilayah kedua yang menyelenggarakan pelatihan ini pada 2026 setelah Sulawesi Selatan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin luasnya implementasi program penguatan kader yang diinisiasi PP ‘Aisyiyah.

“Semoga ini menjadi titik awal pengembangan ‘Aisyiyah di Tanah Papua. Mudah-mudahan ‘Aisyiyah semakin meluas, PWA dapat mengembangkan Pimpinan Daerah, Pimpinan Daerah dapat mengembangkan Pimpinan Cabang, dan Pimpinan Cabang dapat mengembangkan ranting-ranting, meskipun perjuangan di Papua masih terasa lebih berat dibandingkan di Jawa,” ujarnya.

Pelatihan ini dilandasi keyakinan bahwa penguatan kader harus dilakukan hingga ke tingkat ranting sebagai garda terdepan organisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengembangkan misi gerakan ‘Aisyiyah di wilayah masing-masing.

Selama pelatihan, peserta mengikuti berbagai materi mengenai kepemimpinan perempuan yang tumbuh dari hati dalam perspektif Islam dan gerakan Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Pembelajaran dikemas melalui pemaparan materi, studi kasus, bermain peran, kajian ayat, ibadah, outbound, diskusi kelompok, serta evaluasi pembelajaran untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kemampuan pemecahan masalah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya, Mungawan, menyampaikan bahwa kehadiran PP ‘Aisyiyah menjadi penyemangat bagi kader persyarikatan untuk terus bergerak dan berkembang. Menurutnya, sebagai salah satu organisasi perempuan tertua di Indonesia, ‘Aisyiyah harus terus menjadi teladan bagi masyarakat.

“Nilai-nilai tersebut harus menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi perempuan untuk terus bergerak, melaju setinggi mungkin, dan mewujudkan sebanyak mungkin karya yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Rustamadji, mengajak para kader ‘Aisyiyah untuk terus bersemangat, tidak mudah menyerah, dan memiliki pandangan ke depan yang dipenuhi ide, gagasan, serta harapan dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Pelatihan yang difasilitasi Husnul Khotimah Husairi sebagai Master of Training ini diharapkan mampu mendorong kader mengenali dan mengembangkan potensi kepemimpinannya. Kehadiran peserta dari berbagai tingkatan kepemimpinan juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mencetak kader perempuan yang tangguh, berintegritas, dan berkemajuan, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak perubahan dan pilar peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan. (MPK PP ‘Aisyiyah)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search