Kerja Keras Berbuah Prestasi, Tiga Siswa MIM 16 Jumput Naik Podium Lomba Pidato se-Karesidenan Bojonegoro

Kerja Keras Berbuah Prestasi, Tiga Siswa MIM 16 Jumput Naik Podium Lomba Pidato se-Karesidenan Bojonegoro
www.majelistabligh.id -

Semangat berlatih dan kerja keras yang dilakukan para siswa MI Muhammadiyah 16 Jumput Kecamatan Sukosewu Bojonegoro membuahkan hasil membanggakan. Dalam Lomba Pidato Bahasa Indonesia Tingkat SD/MI se-Karesidenan Bojonegoro yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Kamis (25/6/2026), tiga siswa madrasah tersebut berhasil meraih prestasi dan naik podium juara.

M. Syafiq Al Azmi Jalaly berhasil meraih Juara 1, disusul M. Sabiq El Fatin Jalaly sebagai Juara 2. Sementara itu, Aluna Fatiha Nurida Achmad berhasil menyabet gelar Juara Harapan 1.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MI Muhammadiyah 16 Jumput. Keberhasilan para siswa menunjukkan bahwa pembinaan kemampuan berbicara di depan umum yang selama ini dilakukan madrasah berjalan dengan baik dan mampu melahirkan generasi yang berani tampil serta mampu menyampaikan gagasan secara efektif.

Menurut pembimbing lomba, Iffah Aisiyah, pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, serta kesungguhan dari para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

“Anak-anak menjalani latihan secara rutin dan terus memperbaiki kemampuan berbicara di depan umum. Alhamdulillah usaha mereka membuahkan hasil terbaik,” tuturnya.

Ia menambahkan, para siswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama masa persiapan. Mereka tidak hanya berlatih menghafal naskah pidato, tetapi juga mempelajari teknik penyampaian, penguasaan panggung, intonasi, serta ekspresi agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens dan dewan juri.

Sementara itu, perwakilan dewan juri, Drs. Ahmad Zainul Arifin, MPdI memberikan apresiasi atas kemampuan seluruh peserta yang mengikuti perlombaan.

“Mereka memiliki potensi yang luar biasa. Tinggal terus diasah agar semakin matang dalam menyampaikan gagasan melalui pidato,” ungkapnya.

Menurutnya, kompetisi semacam ini menjadi wadah yang sangat baik untuk melatih keberanian, kemampuan komunikasi, serta keterampilan berpikir kritis siswa sejak usia dini. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para peserta berpotensi meraih prestasi yang lebih tinggi pada tingkat yang lebih luas.

Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen MI Muhammadiyah 16 Jumput dalam membentuk generasi yang cerdas, percaya diri, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri serta berani berkompetisi dalam berbagai ajang akademik maupun nonakademik. (jalal)

 

Tinggalkan Balasan

Search