Kunjungi Xiehe School, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Belajar Harmoni di Guangzhou

Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Alpha Amirrachman (kiri),memberikan cinderamata pada pimpinan Xiehe School di Guangzhou. (ist)
www.majelistabligh.id -

Rombongan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengunjungi Xiehe School di Guangzhou, Tiongkok, pada Selasa (15/9/2026). Kunjungan ke salah satu sekolah terbaik di Guangzhou ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Training on Management and School Leadership.

Tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 waktu setempat, rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah, pengurus yayasan, perwakilan Dinas Pendidikan Guangzhou, serta Atase Pendidikan kedua negara.

Agenda diawali dengan sesi foto bersama, lalu rombongan diajak menyaksikan kegiatan olahraga pagi para siswa, rutinitas 15 menit yang wajib dilakukan sebelum aktivitas belajar mengajar di kelas dimulai.

Sekolah Terbaik dan Bersejarah

Berdiri sejak 1911 (berusia 115 tahun), Xiehe School awalnya merupakan lembaga pendidikan khusus guru perempuan. Kini, sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 7.000 meter persegi di pusat Kota Guangzhou tersebut mengelola jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total sekitar 4.000 siswa dan didukung 300 tenaga pengajar.

Khusus siswa jenjang SMA, sekolah mewajibkan mereka tinggal di asrama dengan jadwal belajar mandiri terstruktur dari pukul 07.00 hingga 22.00 waktu setempat.

Usai mengamati rutinitas pagi siswa, rombongan diarahkan menuju ruang konferensi megah berdesain layaknya gedung teater. Dalam sesi penyambutan, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Alpha Amirrachman, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat tuan rumah sekaligus memaparkan gambaran singkat mengenai kiprah dan kontribusi Muhammadiyah dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Xiehe School mengusung filosofi harmoni antara kehidupan manusia dan alam, berpegang teguh pada kebenaran, serta berfokus menyiapkan generasi muda yang mandiri dan berkarakter.

Pihak sekolah menjelaskan bahwa seluruh proses pembelajaran diintegrasikan ke dalam enam pilar harmoni:

  • Kesehatan jasmani dan rohani
  • Rasa cinta tanah air
  • Apresiasi kesenian
  • Penguasaan sains
  • Kepedulian ekologi
  • Pembelajaran berbasis moral dan kesungguhan hati

Selain itu, nilai kejujuran ditanamkan sebagai fondasi utama harmoni, dengan prinsip bahwa kejujuran pada akhirnya akan membebaskan dan membawa pada kebenaran.

Eksplorasi Fasilitas dan Media Belajar Alam

Kunjungan dilanjutkan dengan tur mengelilingi area sekolah. Menariknya, para siswa kelas IX SMP bertindak langsung sebagai pemandu jalan (tour guide) yang memaparkan berbagai sudut dan fasilitas sekolah menggunakan bahasa yang lugas.

Selain dilengkapi sarana penunjang belajar modern, area Xiehe School dihiasi banyak kolam ikan terbuka. Kolam-kolam ini tidak sekadar menjadi hiasan taman, tetapi difungsikan secara aktif sebagai media pembelajaran ekologi berbasis alam bagi para siswa.

Rangkaian kunjungan diakhiri dengan prosesi pertukaran cenderamata dan foto bersama antara delegasi Muhammadiyah dengan pihak pengelola Xiehe School serta Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Guangzhou. || sholihin fanani

 

Tinggalkan Balasan

Search