Saat nafasmu berhenti, namamu yang kamu banggakan di dunia, mendadak tak lagi dipanggil orang. Orang-orang tidak akan lagi memanggil nama lengkapmu, gelar depanmu, atau jabatan kerenmu.
Mereka berkata:
“Tolong angkat jenazahnya…”
“Kapan jenazahnya akan dimandikan?”
“Di mana jenazahnya akan disalatkan?”
Dalam sekejap, identitas dunia yang kamu kejar mati-matian itu sirna tak berbekas. Begitu cepat namamu berganti. Kamu hanya menjadi sesosok jasad dingin yang menanti giliran untuk dimasukkan ke dalam tanah.
Sungguh alangkah ruginya hidup ini, jika kita sibuk mengejar nama baik di mata manusia tapi nama kita buruk di hadapan Allah.
Rendahkan hatimu hari ini. Perbaikilah sujudmu sebelum namamu berganti menjadi sebutan jenazah.
Semoga beruntung.
