Ustaz Qosdus Sabil, Sosok Kritis dan Santri Pengelana Itu Telah Berpulang

Ustaz Qosdus Sabil
www.majelistabligh.id -

Ruang-ruang percakapan digital mendadak diselimuti rasa haru pada Selasa (15/9/2026) malam. Sekitar pukul 22.00 WIB, unggahan poster digital (flayer) duka cita beredar cepat dari satu grup WhatsApp ke grup lainnya. Muhammadiyah kehilangan salah satu putra terbaiknya: Ustaz Qosdus Sabil telah berpulang ke Rahmatullah. Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun.

Bagi kader dan warga persyarikatan, kepergian sosok yang akrab disapa Ustaz Qosdus ini meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam. Beliau bukan sekadar aktivis, melainkan seorang intelektual organik yang gagasan dan ketajaman pena dakwahnya kerap memberi warna tersendiri bagi gerakan Muhammadiyah.

Lahir dan tumbuh sebagai “Santri Pengelana” asal Lamongan, Jawa Timur, Ustaz Qosdus dikenal memiliki karakter pemikiran yang unik. Tulisannya tersebar di berbagai media internal dan majalah persyarikatan, seperti majelistabligh.id, IBTimes.id, PWMU.co, Menara62, hingga Suara Muhammadiyah.

Gaya tulisannya lugas dan tajam. Beliau tak pernah ragu melayangkan kritik membangun, bahkan kepada internal persyarikatan sendiri. Gagasan-gagasannya sering kali jauh melampaui zamannya — kerap keluar dari zona nyaman hingga tak jarang beliau mendapat “teguran hangat” dari para seniornya. Namun, di balik kritiknya yang menohok, selalu terpancar kecintaan yang amat mendalam pada kemajuan dakwah dan keadilan sosial.

“Tulisan beliau adalah refleksi kejujuran. Beliau mengkritik karena menyayangi, mengajak Muhammadiyah untuk terus bergerak relevan menjawab tantangan zaman,” kata salah satu aktivis Muhammadiyah.

Intelektual Utuh dari Akar Rumput

Rekam jejak Ustaz Qosdus Sabil melukiskan kepemimpinan yang matang. Perjalanannya mengabdi di Muhammadiyah teruji lengkap dari tingkat bawah hingga pucuk pimpinan:

  • Masa Muda: Menggembleng kepemimpinan di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lamongan, hingga dipercaya menjadi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur periode 2002–2004.
  • Tingkat Pusat: Pernah menjabat Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah (2010–2015), dan hingga akhir hayatnya aktif sebagai anggota Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah.
  • Akar Rumput: Meski berkiprah di tingkat nasional, beliau tetap mengakar dengan menjadi Penasihat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Legoso, Ciputat Timur.

Di luar aktivitas organisasi, Ustaz Qosdus adalah seorang pakar yang membumi. Beliau mengabdikan keilmuannya sebagai konsultan di bidang pertanian, perikanan, kelautan, serta pembangunan kawasan perdesaan dan wilayah perbatasan.

Semangat belajarnya pun tak pernah padam. Sebelum berpulang, beliau tengah menuntaskan studi doktoral (Kandidat Doktor) dalam program Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah & Perdesaan di Sekolah Pascasarjana IPB University.

Kini, sang santri pengelana telah menyelesaikan pengembaraan terindahnya di dunia. Selamat jalan, Ustaz Qosdus Sabil. Gagasan, keteladanan, dan ketajaman penamu akan terus hidup membakar semangat generasi penerus Muhammadiyah. || chusnun

Almarhum disemayamkan di rumah duka, Komplek Griya Satwika (Telkom). Pemakaman dijadwalkan pada Rabu, 16 September 2026, pukul 09.00 WIB pagi ini di pemakaman Legoso Ciputat Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Search