Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya memberikan pembekalan pada siswa baru MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi Lamongan dalam Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi), Selasa (14/7/2026). Dengan materi bertema “Menjadi Pelajar Bijak di Era Digital, materi ini bertujuan membentuk karakter peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai akhlak Islami.
Dalam pemaparannya, Rizal, mahasiswa KKN UINSA Surabaya menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Oleh karena itu, pelajar harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, mencari informasi, mengembangkan kreativitas, serta membangun komunikasi yang positif.
Selain menjelaskan tentang dunia digital dan manfaatnya, peserta Fortasi juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya sopan santun dalam bermedia digital. Siswa diajak menggunakan bahasa yang baik, menghormati orang lain, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu berpikir sebelum mengunggah atau membagikan sesuatu di media sosial.
Rizal juga mengulas prinsip-prinsip etika dalam bermedia sosial, seperti menjunjung tinggi kejujuran, menghargai privasi, bertanggung jawab terhadap setiap unggahan, serta memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan ilmu, inspirasi, dan nilai-nilai kebaikan.
Tidak hanya itu, peserta dikenalkan dengan hak-hak dalam bermedia digital, di antaranya hak memperoleh informasi yang benar, hak menjaga privasi, hak menyampaikan pendapat secara santun, serta hak mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kejahatan digital.
Materi semakin menarik ketika membahas cyberbullying atau perundungan di dunia maya. Rizal menjelaskan berbagai bentuk cyberbullying beserta dampaknya terhadap kesehatan mental korban. Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak menjadi pelaku maupun pendukung perundungan digital serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang merugikan orang lain di media sosial.
Wakil Kepala Bagian Kesiswaan MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi, Ahmad Fendi,SH mengapresiasi materi yang diberikan oleh mahasiswa KKN UINSA tersebut.
“Literasi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda. Kami berharap peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, beretika, dan menjadikan media digital sebagai sarana belajar, berkarya, serta berdakwah dalam kebaikan. Terima kasih kepada mahasiswa KKN UINSA yang telah memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi peserta Fortasi,” tuturnya.
Melalui materi ini, MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi berharap peserta didik baru mampu menjadi pelajar yang cakap digital, berkarakter Islami, santun dalam bermedia sosial, serta mampu menciptakan lingkungan digital yang aman, sehat, dan penuh manfaat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. (helmi rohmanto)
