Kemarin aku nggak sengaja mendengar obrolan antara bapak dan anaknya di tempat umum. Bungkus snack-nya ditaruh begitu saja di lantai.
Ayahnya bertanya pelan: “Lho, kok snack-nya nggak dihabiskan?”
Anaknya bingung: “Sudah habis itu Yah, tinggal bungkusnya saja.”
Ayahnya menjawab santai: “Maksud ayah, kalau kamu nggak mau makan bungkusnya, kenapa ditaruh begitu saja? Kenapa nggak dibuang ke tempat sampah?”
Anaknya diam, mikir agak lama, lalu pelan-pelan mengambil bungkusnya, dan lari ke tempat sampah.
Mendidik nggak selalu harus dengan instruksi kaku. Menegur anak nggak harus ngotot. Kadang satu pertanyaan cerdas yang menantang logika, jauh lebih membekas daripada perintah yang bikin telinga panas.
Mendidik tanpa berteriak itu seni. Pertanyaan cerdas sering kali lebih mengena daripada perintah kaku.
Semoga bermanfaat.
