Khotbah Jumat: Kemerdekaan dan Bahaya “Londo Ireng” di Era Modern

Khotbah Jumat: Kemerdekaan dan Bahaya "Londo Ireng" di Era Modern
*) Oleh : Dr. Muhammad Nasri Dini
Wakil Ketua Majelis Tabligh PDM Sukoharjo, Jawa Tengah
www.majelistabligh.id -

إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ،
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ ﷺ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.

Jamaah Jumat hafizhakumullah,
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah ﷻ atas nikmat kemerdekaan yang dianugerahkan kepada bangsa ini. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, serta seluruh pengikut beliau hingga hari kiamat.

Jamaah Jumat hafizhakumullah,
Sejarah mencatat bahwa penjajah tidak akan bertahan lama tanpa bantuan para pengkhianat dari bangsa yang dijajah. Di negeri ini, mereka dikenal dengan sebutan “londo ireng”, yaitu orang-orang pribumi yang rela menjadi kaki tangan penjajah demi jabatan, harta, dan kepentingan pribadi. Mereka bukan sekadar berpihak kepada musuh, tetapi mengkhianati sesama anak bangsanya sendiri.

Hari ini, penjajahan fisik memang telah berakhir. Namun, jangan sampai semangat “londo ireng” tetap hidup. Ketika ada orang yang menjual amanah demi keuntungan pribadi, menggadaikan kepentingan rakyat demi kelompoknya, memecah belah persatuan, atau menggunakan kekuasaan untuk menindas sesama anak bangsa, maka hakikatnya ia sedang menghidupkan kembali watak pengkhianat yang dahulu menjadi alat penjajah.

Allah ﷻ berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَخُوْنُوا اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ وَتَخُوْنُوْٓا اَمٰنٰتِكُمْ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ۝٢٧

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul serta janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal [8]: 27)

Ayat ini mengingatkan bahwa pengkhianatan bukan hanya terhadap agama, tetapi juga terhadap setiap amanah yang Allah ﷻ titipkan. Jabatan adalah amanah, harta adalah amanah, ilmu adalah amanah, dan kecintaan kepada bangsa juga merupakan amanah yang harus dijaga.

Jangan sampai kita menjadi “londo ireng” di zaman kemerdekaan: wajahnya pribumi, lisannya mengaku cinta tanah air, tetapi perbuatannya justru mengkhianati rakyat dan merusak negeri. Kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan harus kita isi dengan kejujuran, amanah, keadilan, dan persatuan, bukan dengan pengkhianatan yang menguntungkan diri sendiri tetapi menyengsarakan bangsa.

Jamaah Jumat hafizhakumullah,
“Londo ireng” pada masa kini tidak lagi mengangkat senjata bersama penjajah. Mereka dapat berwujud siapa saja yang mengkhianati amanah rakyat, menyalahgunakan kekuasaan, memperkaya diri dengan mengorbankan kepentingan umum, atau membiarkan kezaliman terus berlangsung demi mempertahankan kedudukan. Padahal setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah ﷻ

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ، إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ

Tidaklah seorang hamba yang diberi amanah oleh Allah untuk memimpin suatu kaum, lalu ia meninggal dunia dalam keadaan menipu rakyat yang dipimpinnya, melainkan Allah mengharamkan surga baginya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Karena itu, marilah kita berdoa agar Allah ﷻ menjaga negeri ini dari para pengkhianat amanah, menjauhkan bangsa ini dari siapa pun yang menjadikan rakyat sebagai korban demi kepentingan pribadi atau golongan, serta menumbuhkan pemimpin dan warga negara yang jujur, adil, amanah, dan bertakwa.

Dengan demikian, kemerdekaan Indonesia tidak hanya kita rayakan setiap tahun, tetapi benar-benar kita jaga sebagai amanah yang dipertanggungjawabkan di hadapan Allah ﷻ.

أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah Kedua
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَاالَّذِيْنَ آمَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللَّهُمَّ وَارْضَ عَنْ أَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِينَ، وَارْحَمْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
اللَّهُمَّ أَعِزَّالْإِسْلَامَا وَ الْمُسلِمِين وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ
اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ المُجَاهِدِينَ وَاْلمُسْتَضْعَفِيْنَ فِي فِلَسْطِين
اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ المُجَاهِدِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ وَزَمَانٍ
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ، اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوْبِ صَرِّفْ قُلُوْبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

 

Tinggalkan Balasan

Search