Mendikdasmen Abdul Mu’ti Raih Lencana Darma Bakti Pramuka

Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menerima penghargaan tertinggi Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka. (ist)
www.majelistabligh.id -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menerima penghargaan tertinggi Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka atas dedikasinya memperkuat pendidikan karakter generasi muda. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwarnas, Budi Waseso, di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar penghargaan ini mempererat sinergi antara kementeriannya dan Gerakan Pramuka.

“Terima kasih kepada Kwarnas dan Kak Budi Waseso atas penghargaan ini. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat dan ‘lentera’ yang menyalakan api kebersamaan bagi Pramuka Indonesia di masa depan,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menegaskan kembali komitmen Kemendikdasmen untuk menjadikan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah. Langkah ini dinilai penting untuk membangun jiwa patriotisme serta menanamkan nilai-nilai Dasa Darma dalam kehidupan siswa.

“Ekstrakurikuler bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan sarana utama pembentukan karakter murid melalui pembiasaan dan pengalaman nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menilai penetapan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas.

“Pak Menteri telah menginisiasi, mendorong, dan memfasilitasi pembentukan karakter generasi muda secara serentak. Tanpa dukungan beliau, Kwarnas tentu akan kesulitan menyiapkan generasi emas Indonesia,” ungkap Budi.

Budi menambahkan bahwa kegiatan seperti Perkemahan Anak Indonesia Hebat sejalan dengan esensi pendidikan kepramukaan, yaitu membentuk kemandirian, kepedulian, kedisiplinan, dan kerja sama tim melalui praktik langsung.

Guna mengoptimalkan peran Pramuka di sekolah, Kwarnas mendorong peningkatan kompetensi para guru pembina melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML), serta revitalisasi Gugus Depan (Gudep) di setiap satuan pendidikan.

Pemberian penghargaan ini resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 109 Tahun 2026. Melalui kolaborasi erat antara Kemendikdasmen dan Kwarnas, pendidikan karakter diharapkan tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search