Misi di Negeri Tirai Bambu: Dari Restoran Halal Hingga Menara Guangzhou

Rombongan saat tiba di bandara Guangzhou, Tiongkok. (ist)
www.majelistabligh.id -

Rombongan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Guangzhou, Tiongkok, pada Senin (14/9/2026) pukul 09.30 waktu setempat, untuk memulai agenda Training on Management and School Leadership.

Proses pemeriksaan imigrasi dan pengambilan bagasi berjalan lancar tanpa hambatan. Setibanya di area kedatangan, delegasi Muhammadiyah disambut hangat oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Sebelum meninggalkan bandara, seluruh peserta menyempatkan diri mengabadikan momen bersama melalui sesi foto dokumentasi.

Program yang berlangsung pada 14–18 September 2026 ini melintasi tiga kota utama, yakni Guangzhou, Foshan, dan Shenzhen. Terlaksananya pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia.

Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat memperluas wawasan terkait pengelolaan sekolah, kepemimpinan pendidikan, pengembangan pendidikan vokasi, serta mengadopsi berbagai praktik baik (best practices) yang telah berkembang di Tiongkok.

Selain peningkatan kapasitas pimpinan sekolah, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan dan kerja sama pendidikan antar kedua negara.

Kuliner Halal dan Keindahan Guangzhou

Usai penyambutan di bandara, rombongan langsung menaiki bus menuju restoran muslim yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana keakraban terasa hangat saat para peserta menikmati santap siang bersama. Setelahnya, rombongan menuju hotel untuk check-in dan beristirahat sejenak di kamar masing-masing.

Pada sore harinya pukul 16.50 waktu setempat, seluruh peserta kembali berkumpul di lobi hotel untuk melanjutkan agenda malam. Rombongan kembali diajak menikmati jamuan makan malam di restoran muslim setempat.

Menariknya, para pelayan di restoran tersebut menyambut kedatangan tamu dengan ucapan “Assalamu’alaikum” serta fasih berbahasa Arab. Salah satu pelayan bernama Khadijah bahkan tampak sangat akrab berinteraksi dengan para peserta.

Rangkaian hari pertama ditutup dengan wisata menyusuri Sungai Mutiara (Pearl River) menggunakan kapal khusus rombongan. Para peserta disuguhkan pemandangan megah jembatan-jembatan berarsitektur indah dan gedung-gedung pencakar langit yang dihiasi lampu warna-warni, termasuk Menara Guangzhou berketinggian 600 meter yang tampak memukau.

Tak ingin melewatkan momen tersebut, para peserta antusias mengabadikan keindahan panorama malam sebelum akhirnya kembali ke hotel untuk beristirahat. || sholihin fanani

 

Tinggalkan Balasan

Search