Muhammadiyah se-Pantura Satukan Langkah, PCM Sukosewu Siap Perkuat Gerakan Cabang dan Ranting

Muhammadiyah Se-Pantura Satukan Langkah, PCM Sukosewu Siap Perkuat Gerakan Cabang dan Ranting
www.majelistabligh.id -

Para Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cluster Pantura, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik menggelar Regional Meeting, Ahad (5/7/2026) di Perguruan Muhammadiyah Cendoro, Tuban. Hal ini sebagai upaya memperkuat cabang dan ranting Muhammadiyah sebagai ujung tombak gerakan Persyarikatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh utusan PDM dan PCM dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik. Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus sarana memperkuat sinergi dalam mengembangkan cabang, ranting, dan pembinaan masjid Muhammadiyah agar semakin berdaya dan mampu menjawab kebutuhan umat.

Di antara peserta yang hadir dari PCM Sukosewu Bojonegoro, Abdul Wahid dan Jalaluddin A.K. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen PCM Sukosewu dalam meningkatkan kualitas organisasi serta memperkuat peran cabang dan ranting di wilayahnya.

Regional Meeting menghadirkan pembicara dari LPCRPM PWM Jawa Timur yang menyampaikan berbagai materi mengenai strategi pengembangan cabang dan ranting, penguatan tata kelola organisasi, revitalisasi fungsi masjid Muhammadiyah, serta pengembangan dakwah yang adaptif terhadap dinamika masyarakat. Materi tersebut diperkaya dengan diskusi kelompok yang membuka ruang bagi peserta untuk saling bertukar pengalaman dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing.

Bagi PCM Sukosewu, keikutsertaan dalam forum ini menjadi kesempatan berharga untuk menyerap berbagai gagasan dan praktik terbaik yang telah diterapkan di daerah lain. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan program kerja yang lebih efektif dan berdampak bagi warga Persyarikatan maupun masyarakat luas.

Jalaluddin A.K mengatakan bahwa konsolidasi antardaerah menjadi langkah penting untuk memperkuat gerakan Muhammadiyah dari tingkat paling dasar.

“Melalui Regional Meeting ini, kami belajar bahwa kemajuan Muhammadiyah harus dimulai dari cabang dan ranting yang hidup, aktif, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Banyak pengalaman berharga yang akan kami bawa pulang untuk diterapkan di PCM Sukosewu,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Wahid menegaskan bahwa membangun Muhammadiyah tidak cukup hanya mengandalkan program di tingkat daerah atau wilayah. Menurutnya, kekuatan Persyarikatan justru terletak pada cabang dan ranting yang mampu menjalankan dakwah secara berkesinambungan di tengah masyarakat.

Melalui Regional Meeting Cluster Pantura, LPCRPM PWM Jawa Timur berharap terbangun kolaborasi yang semakin solid antara PDM dan PCM di wilayah Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan cabang dan ranting yang lebih maju, masjid yang semakin makmur, serta gerakan dakwah Muhammadiyah yang terus mencerahkan kehidupan umat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. (jalal)

Tinggalkan Balasan

Search