PCM Pucuk Gelar Kajian Rutin, Dr. Piet Khaidir Tegaskan Muhammadiyah sebagai Madrasah Umat

PCM Pucuk Gelar Kajian Rutin, Dr. Piet Khaidir Tegaskan Muhammadiyah sebagai Madrasah Umat PCM Pucuk Gelar Kajian Rutin, Dr. Piet Khaidir Tegaskan Muhammadiyah sebagai Madrasah Umat
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pucuk menggelar Kajian Rutin Pimpinan pada Jumat Pon (10/7/2026) di Masjid At-Taqwa PRM Sumberjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 100 jemaah yang berasal dari 17 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Pucuk, serta unsur organisasi otonom Muhammadiyah.

Kajian menghadirkan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Dr. Piet Khaidir, MA sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Muhammadiyah sebagai Madrasah Umat.” Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang memiliki peran strategis dalam membina umat melalui dakwah, pendidikan, dan gerakan tajdid.

PCM Pucuk Gelar Kajian Rutin, Dr. Piet Khaidir Tegaskan Muhammadiyah sebagai Madrasah Umat
(PCM) Pucuk menggelar Kajian Rutin Pimpinan pada Jumat Pon (10/7/2026) di Masjid At-Taqwa PRM Sumberjo, Kecamatan Pucuk. (dok)

Dalam kajian tersebut, Dr. Piet menjelaskan tiga pilar utama gerakan Muhammadiyah, yaitu tarbiyah (pendidikan dan kaderisasi), dakwah amar makruf nahi mungkar, serta tajdid (pembaruan). Menurutnya, ketiga pilar tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa dakwah merupakan kewajiban setiap Muslim, bukan hanya menjadi tugas para mubaligh.

“Dakwah bukan hanya tugas para mubaligh, melainkan kewajiban setiap Muslim sesuai dengan kemampuan dan profesinya. Dakwah dapat dilakukan melalui lisan, tulisan, maupun keteladanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dr. Piet juga menekankan pentingnya dakwah kultural dalam gerakan Muhammadiyah. Menurutnya, dakwah hendaknya dilakukan secara bijaksana dengan memahami kondisi sosial dan budaya masyarakat sehingga nilai-nilai Islam dapat diterima dengan baik tanpa menghilangkan prinsip-prinsip syariat.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Piet Khaidir, M.A. menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan atas berdirinya Madrasah Muballighin-Muballighot PCM Pucuk. Menurutnya, lembaga tersebut merupakan langkah strategis dalam mencetak kader-kader dakwah Muhammadiyah yang memiliki pemahaman keislaman yang kokoh, berwawasan luas, serta siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat.

Beliau berharap Madrasah Muballighin-Muballighot PCM Pucuk dapat terus berkembang menjadi pusat kaderisasi yang melahirkan mubaligh dan muballighat yang berilmu, berakhlak, serta mampu menjadi pelopor dakwah Islam berkemajuan.

Kajian berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian materi hingga selesai serta aktif berpartisipasi dalam sesi dialog bersama narasumber.

Melalui kajian rutin ini, PCM Pucuk berharap semangat bermuhammadiyah semakin menguat di tengah masyarakat sekaligus melahirkan kader-kader yang siap mengemban amanah dakwah demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search