Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten melalui sinergi Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI), Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), serta Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) resmi menyelenggarakan Baitul Arqam BikersMu Chapter Klaten Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar pada 27–28 Juni 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Karanganyar ini menjadi Baitul Arqam komunitas BikersMu pertama di Indonesia.
Sebanyak 53 peserta mengikuti kegiatan yang diproyeksikan sebagai model percontohan perkaderan Muhammadiyah berbasis komunitas motor.
Ketua PDM Klaten, Iskak Sulistiya, menegaskan pentingnya internalisasi Risalah Islam Berkemajuan sebagai fondasi ideologi bagi kader di komunitas. Menurutnya, Islam Berkemajuan menuntut Muhammadiyah menghadirkan dakwah yang kreatif, berbasis ilmu, serta berorientasi pada penyelesaian persoalan umat dan kebangsaan.
“Komunitas harus menjadi medan dakwah yang mencerahkan, membawa kesejahteraan, dan mampu membangun peradaban sesuai nilai Islam Berkemajuan,” tegas Iskak.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten, H. Rusdi Santoso, M.Ag menilai Baitul Arqam ini sebagai terobosan penting dalam peta jalan dakwah Persyarikatan.
“Dakwah kini harus hadir di berbagai ruang, mulai dari budaya hingga jalan raya, sebagai gerakan Islam yang mencerahkan dan memajukan,” ujarnya, Ahad (28/6/2026).
Ketua MPKSDI PDM Klaten, Suyono, SPd.I, MSI menegaskan bahwa setiap aktivitas komunitas harus membawa semangat perjuangan Muhammadiyah.
“Komunitas tidak boleh berhenti pada ruang hobi, namun wajib menjadi ruang kaderisasi dan pengabdian,” jelas Suyono.
Pandangan senada disampaikan Ketua LSBO PDM Klaten, Gunawan Wakhid Hasyim, MPd yang menilai Baitul Arqam sebagai bukti adaptasi kreatif sistem perkaderan Muhammadiyah terhadap perkembangan komunitas. Adapun Ketua LDK PDM Klaten, Sigit Trijaryanto, M.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus memperkuat solidaritas para anggota BikersMu dalam bingkai dakwah.
Ketua Panitia, Tri Praptama, bersama Ketua BikersMu Chapter Klaten, Sofyan Aji Wibowo, berharap program ini semakin mempererat komitmen anggota dalam menjalankan agenda dakwah Persyarikatan. Keberhasilan penyelenggaraan Baitul Arqam BikersMu Chapter Klaten juga diharapkan menjadi cetak biru bagi pengembangan sistem perkaderan komunitas Muhammadiyah di berbagai daerah di Indonesia.
Mengutip dari pernyataannya inisiator BikersMu Nasional yang juga Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat BikersMu, Azhar Labib, S.Pd.I, MPd menegaskan bahwa BikersMu memiliki misi yang jauh lebih luas daripada sekadar komunitas pecinta motor.
“BikersMu bukan hanya sebatas komunitas motor semata,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa aktivitas BikersMu tidak berhenti pada kegiatan turing, tetapi diarahkan sebagai sarana dakwah dan pengabdian sosial.
“BikersMu bukan hanya melakukan turing perjalanan semata, tetapi komunitas ini memiliki misi yang lebih besar, yakni berdakwah dan berkontribusi dalam kegiatan sosial,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya program Baitul Arqam ini lebih menguatkan perkaderan yang sistematis dan berjenjang dalam persyarikatan Muhammadiyah. Sehingga lebih menguatkan jiwa bermuhammadiyah dalam kehidupan sehari hari juga dalam berkegiatan program program BikersMu kedepanya. Harapan besarnya BikersMu ada di semua PDM (Chapter) dan PWM (Korwil) se Indonesia.
Menurut Azhar, Baitul Arqam menjadi langkah strategis untuk membangun sistem perkaderan yang terstruktur, sekaligus memperkuat identitas dan semangat bermuhammadiyah dalam setiap aktivitas anggota BikersMu di seluruh Indonesia. (andika)
