Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti acara pelepasan dan perpisahan Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto yang digelar pada Ahad (31/5/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mengembalikan amanah pendidikan para siswa kepada orang tua setelah tiga tahun menempa ilmu.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto, Yuni Prihartini, MPd dalam laporan menyampaikan rasa syukur atas kelulusan dan capaian para siswa. Ia menegaskan, seluruh proses penempaan di sekolah didasarkan pada visi besar yang terangkum dalam jargon BERAKSI (Bertakwa, Berprestasi, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikasi).
“SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto memantapkan langkahnya sebagai sekolah rujukan di Banyumas yang mampu menyelaraskan nilai-nilai Al-Islam dengan kecakapan abad ke-21. Kami berkomitmen mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan ketangguhan mental untuk menghadapi tantangan zaman,” ujar Yuni Prihartini.

Penerapan nilai BERAKS ini tercermin dari penguatan akidah melalui program Al-Islam Kemuhammadiyahan (Bertaqwa), capaian akademik-non akademik (Berprestasi), inovasi ide (Kreatif), budaya gotong royong (Kolaboratif), serta kemampuan menyampaikan gagasan secara santun di depan publik (Komunikasi).
Apresiasi tinggi juga datang dari jajaran pimpinan persyarikatan. Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PDM Banyumas, H. Asep Saeful Anwar, S.P, MM mengingatkan pentingnya menjaga kelangsungan kaderisasi pasca-kelulusan. Ia berpesan agar para alumni tetap memilih sekolah lanjutan yang linear di lingkungan Muhammadiyah guna menjaga konsistensi ideologi dan karakter mulia yang telah dibentuk selama di tingkat menengah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PDM Banyumas, Drs. M. Tohar, MSi yang hadir memberikan sambutan utama, menekankan bahwa lulusan sekolah Muhammadiyah harus menjadi pembeda di masyarakat. Menurutnya, tantangan zaman ke depan menuntut anak muda yang tangguh iman sekaligus adaptif terhadap teknologi. Ia berharap alumni SMP Muhammadiyah 2 Purwokerto mampu menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah di mana pun mereka melanjutkan studi.
Acara perpisahan ini ditutup dengan prosesi pengalungan samir dan penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi, disaksikan oleh jajaran komite sekolah, wali murid, serta tamu undangan dengan penuh rasa bangga. (agus salim)
