Pembinaan Kepala dan Kaur LKSA Muhammadiyah Tambaksari Menuju Lembaga yang Progresif

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Tambaksari dalam kegiatan pembinaan internal bagi Kepala dan Kepala Urusan. (ist)
www.majelistabligh.id -

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Tambaksari menggelar kegiatan pembinaan internal bagi Kepala dan Kepala Urusan (Kaur) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, konsolidasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan para santri.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, H.M. Arief An, menegaskan bahwa sebagai salah satu LKSA Muhammadiyah tertua di Kota Surabaya, LKSA Muhammadiyah Tambaksari sudah saatnya “naik kelas”, berkembang semakin maju, profesional, dan progresif.

Menurutnya, pembinaan internal menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh unsur lembaga.

“Momentum ini menjadi ruang muhasabah bagi semua pihak untuk saling membuka pikiran, bertukar gagasan, dan memperkuat komunikasi,” jelas Arief An.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan forum pembinaan sebagai sarana pembersihan diri dan lembaga, sehingga tidak ada persoalan yang mengganjal dan seluruh pihak dapat saling memberikan koreksi dalam semangat fastabiqul khairat.

Selain itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian penting dalam pengelolaan LKSA. Hal tersebut diperlukan agar lembaga senantiasa terjaga dari fitnah maupun pandangan negatif masyarakat, khususnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan transparansi manajemen.

“Semua harus dikelola secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bagian dari menjaga marwah persyarikatan dan kepercayaan masyarakat,” pesan H. M. Arief An.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Kota Surabaya, Ferry Yudi Antonis Saputro, turut memberikan motivasi kepada jajaran Kepala dan Kaur LKSA Muhammadiyah Tambaksari.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak dan memperkuat konsolidasi internal.

“Tetap jalin komunikasi dengan semua pihak, sering melakukan konsolidasi internal sesama Kaur. Semua pihak harus berorientasi jangka panjang untuk pemberdayaan para santri,” jelasnya.

Ferry menegaskan bahwa keberadaan LKSA tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar anak, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Visi besarnya adalah mendesain Generasi 2045 yang Qur’ani, berkarakter, dan tangguh,” pungkasnya tegas.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi titik penguatan bagi LKSA Muhammadiyah Tambaksari untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalitas pengelolaan, memperkuat sinergi internal dan eksternal, serta menghadirkan layanan sosial yang semakin berkualitas bagi para santri.

Dengan semangat muhasabah, transparansi, konsolidasi, dan fastabiqul khairat, LKSA Muhammadiyah Tambaksari diharapkan mampu terus tumbuh menjadi lembaga sosial yang amanah, profesional, progresif, dan berkemajuan. || ferry as

 

Tinggalkan Balasan

Search