Perkuat AIK Guru, Mahasiswa Program Doktor UMM Gelar Pengabdian di SD Muhammadiyah 29 Surabaya

Perkuat AIK Guru, Mahasiswa Program Doktor UMM Gelar Pengabdian di SD Muhammadiyah 29 Surabaya
www.majelistabligh.id -

Dua mahasiswa Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Senin (22/6/2026). Kegiatan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi UMM yang diikuti oleh Irwan (NIM 202510520110002) dan Fauzan (NIM 202510520110004) mengusung tema “Pemantapan Kompetensi Al Islam dan Kemuhammadiyahan Guru/Karyawan SD Muhammadiyah 29.”

Menurut Irwan, SD Muhammadiyah 29 Surabaya dipilih sebagai mitra pengabdian karena merupakan sekolah yang relatif muda, baru memasuki usia tujuh tahun. Meski demikian, sekolah tersebut mampu berkembang pesat dan bersaing dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang telah lebih lama berdiri, terutama dari sisi peningkatan jumlah peserta didik.

Perkuat AIK Guru, Mahasiswa Program Doktor UMM Gelar Pengabdian di SD Muhammadiyah 29 Surabaya
Penyampaian materi penguatan AIK bagi guru dan karyawan di SD Muhammadiyah 29 Surabaya. (dok)

Dari aspek kualitas, SD Muhammadiyah 29 Surabaya juga telah membuktikan diri melalui berbagai prestasi akademik maupun nonakademik. Banyak siswanya meraih juara dalam lomba tahfidz Al-Qur’an mulai tingkat kota hingga nasional. Selain itu, para siswa juga menorehkan prestasi pada berbagai kompetisi lain, seperti olimpiade sains dan matematika.

“Karena relatif muda atau tujuh tahun, tentu saja guru dan karyawan SD Muhammadiyah 29 Surabaya juga masih muda. Dari sisi pengalaman guru tentu masih kurang, dan dari observasi awal, rata-rata input guru/karyawan di sekolah ini dari latar belakang pendidikan umum, pemahaman Al Islam kemuhammadiyahan juga masih kurang,” jelasnya.

Dalam kegiatan pengabdian tersebut, kedua mahasiswa Program Doktor Pendidikan Agama Islam UMM menyampaikan dua materi utama, yaitu:

Muatan Al Islam tentang Thaharah menurut Manhaj Tarjih Muhammadiyah yang disampaikan oleh Ust Fauzan.
Materi Kemuhammadiyahan mengenai Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM) serta Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) yang disampaikan oleh Ust Irwan.

Selain materi utama, peserta juga mendapatkan materi penguatan berupa:

Penguatan pembelajaran tahsin Al-Qur’an oleh Ust Fauzan.
Penguatan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an oleh Ust Irwan.

Menurut Ust Irwan, kedua materi tambahan tersebut diberikan karena SD Muhammadiyah 29 Surabaya atau SD Mudalan mengusung jargon Sekolah Tahfidz Berkemajuan dengan target setiap lulusannya memiliki hafalan Al-Qur’an minimal enam juz.

Di akhir kegiatan, Ust Irwan menyampaikan harapannya agar program pengabdian masyarakat dari UMM ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah tersebut.

“Dengan kegiatan pengabdian masyarakat dari UMM ini, dapat menambah kompetensi guru/karyawan tentang Al Islam dan kemuhammadiyahan dan memberi dampak kemajuan untuk SD Mudalan,” pungkasnya. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search