Suasana halaman SD Muhammadiyah 29 Surabaya tampak penuh semangat pada Senin (7/9/2026). Seluruh siswa kelas satu hingga enam berbaris rapi mengikuti apel pagi rutin. Kegiatan ini konsisten digelar sekolah untuk memupuk kedisiplinan, melatih kemandirian, dan membentuk karakter islami.
Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Ustaz Irwan, M.Pd., bertindak sebagai pembina apel dan memimpin kegiatan dengan khidmat. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan dua poin utama bagi seluruh warga sekolah.
Poin pertama berkaitan dengan kesiapan akademis. Ustaz Irwan mengingatkan bahwa pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS) ganjil makin dekat, yakni pada 21 September 2026. Beliau mengimbau para siswa mulai fokus mempersiapkan diri.
“Waktu dua minggu ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Anak-anak diimbau mengatur waktu belajar di rumah, mengurangi bermain, dan menyiapkan materi ujian dengan matang agar hasilnya maksimal,” tutur Ustaz Irwan di hadapan barisan siswa.
Poin kedua yang tidak kalah penting adalah penanaman adab. Beliau menekankan pentingnya bersikap sopan dan santun, khususnya saat berinteraksi dengan para ustaz dan ustazah. Siswa diminta membiasakan tutur kata yang santun, mendengarkan nasihat, serta menjaga perilaku di dalam maupun luar kelas.
“Pintar akademis saja tidak cukup jika tidak diimbangi adab yang baik. Ustaz berharap anak-anak selalu menjaga kesopanan, menyapa dengan ramah, dan menunjukkan rasa hormat kepada ustaz dan ustazah kapan pun dan di mana pun,” tambahnya.
Melalui pembiasaan ini, SD Muhammadiyah 29 Surabaya berkomitmen melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus berakhlak mulia. Apel pagi berlangsung lancar, tertib, dan diakhiri dengan doa bersama. (*/tim)
