Qonaah Kunci Ketenangan Hati

*) Oleh : Dr. Ajang Kusmana
Pengajar Mata Kuliah AIK UMM
www.majelistabligh.id -

Di zaman ketika manusia mudah membandingkan dirinya dengan orang lain, hati sering merasa kurang. Padahal, banyaknya harta tidak selalu membuat seseorang bahagia.

Islam mengajarkan qonaah: menerima rezeki yang Allah berikan dengan hati yang lapang, sambil tetap berusaha mencari yang halal.

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا ۝ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. Ath-Thalaq: 2–3)

Ibnu Hajar رحمه الله dalam Fathul Bari ketika menjelaskan bab tentang qonaah menerangkan makna yang sangat penting: kekayaan yang hakiki bukan semata-mata banyaknya harta, tetapi kekayaan jiwa.

Hati yang qonaah tidak terus-menerus mengejar apa yang ada di tangan orang lain.

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ

“Sungguh beruntung orang yang masuk Islam, diberi rezeki yang cukup, dan Allah menjadikannya qonaah dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa “kecukupan” bukan berarti harus memiliki harta melimpah. Orang yang qonaah merasa cukup dengan rezeki yang halal, sehingga hatinya tidak menjadi budak dunia.

Umar bin Abdul Aziz رحمه الله berkata:

“Kekayaan bukanlah banyaknya harta, tetapi kekayaan adalah ketenangan jiwa.”

Boleh kita ingin kaya. Boleh bekerja keras. Boleh bercita-cita tinggi. Tetapi jangan sampai harta berada di tangan kita, lalu dunia masuk ke dalam hati kita.

Qonaah bukan malas berusaha. Qonaah adalah tetap berusaha, tetapi rida terhadap ketetapan Allah.

Mulai hari ini, mari belajar mengurangi keluhan dan memperbanyak syukur. Lihatlah apa yang Allah berikan kepada kita, bukan hanya apa yang belum kita miliki.

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا قَنَاعَةً بِمَا رَزَقْتَنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيهِ

“Ya Allah, karuniakanlah kepada kami sifat qona’ah terhadap rezeki yang Engkau berikan, dan berkahilah rezeki kami.” Amin.

 

Tinggalkan Balasan

Search