Jawab Tantangan Masa Depan, RS Muhammadiyah Jombang Hadirkan Terapi Stem Cell dan Secretome

Jawab Tantangan Masa Depan, RS Muhammadiyah Jombang Hadirkan Terapi Stem Cell dan Secretome
www.majelistabligh.id -

Dalam momentum peringatan milad ke-21 tahun, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang melakukan langkah lompatan besar dalam dunia pelayanan kesehatan dengan meresmikan tiga layanan unggulan baru secara sekaligus: layanan Stem Cell, layanan Staycation bagi keluarga pasien, dan kartu prioritas, Sabtu (20/6/2026).

Peresmian yang dilakukan di sela-sela kegiatan talkshow inovatif ini menjadi tonggak sejarah penting bagi RSM Jombang dalam upaya transformasi menuju rumah sakit modern yang mampu menjawab tantangan kebutuhan medis terkini.

Direktur RS Muhammadiyah Jombang, dr. Iwan Hartono, M.Kes dalam sambutannya menjelaskan bahwa peluncuran layanan stem cell dan secretome bukan sekadar penambahan fasilitas medis biasa, melainkan dedikasi nyata rumah sakit untuk terus bergerak mengikuti perkembangan pesat ilmu pengetahuan di bidang kedokteran.
Terapi regeneratif ini diharapkan mampu memberikan solusi medis baru bagi pemulihan fungsional jaringan maupun organ tubuh pasien yang mengalami kerusakan, yang selama ini menjadi tantangan besar dalam dunia medis.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Iwan Hartono menegaskan visinya: “Rumah sakit ini berkomitmen menjadi pusat layanan kesehatan yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat, dengan memberikan layanan yang profesional, ramah, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien”.

Selain aspek teknis medis, pihak rumah sakit juga sangat menekankan aspek kenyamanan bagi pasien dan keluarga melalui inovasi staycation dan kemudahan akses melalui kartu prioritas, yang dirancang untuk menciptakan ekosistem pelayanan yang holistik.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM menegaskan pentingnya menanamkan semangat tajdid (pembaharuan) yang terus-menerus di seluruh jejaring rumah sakit Muhammadiyah.
Ia menyampaikan pandangan mendalam bahwa masa depan dunia medis tidak boleh hanya dipandang sebagai proyeksi dari realitas masa kini, melainkan sebuah masa depan yang harus dirancang melalui imajinasi dan inovasi yang tiada henti.

Lebih lanjut, Prof. Sukadiono mengapresiasi kolaborasi strategis yang dijalin oleh RSM Jombang bersama Stem Cell and Cancer Research (SCCR) sebagai langkah cerdas dalam menghadirkan teknologi medis mutakhir di tengah masyarakat.

Secara tegas SCCR memberikan jaminan bahwa seluruh inovasi teknologi medis yang diterapkan di bawah naungan Muhammadiyah, termasuk stem cell, telah melalui standar pengujian yang ketat dan dipastikan memenuhi kriteria halalan thayyiban. Imbuhnya.

Menyoroti visi tersebut, Prof. Sukadiono menyampaikan: “Masa depan dunia medis bukan sekadar proyeksi masa sekarang atau masa lalu, melainkan hasil dari imajinasi dan inovasi yang tidak pernah berhenti”.

Dengan total 39 rumah sakit Muhammadiyah yang tersebar di Jawa Timur, ia berharap agar RSM Jombang dapat menjadi model dan pelopor bagi rumah sakit lainnya dalam menerapkan prinsip inovasi untuk kemajuan layanan kesehatan.

Di kesempatan kesempatan yang sama, Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd. (Gus Salman) menyampaikan apresiasi tinggi terhadap RS Muhammadiyah Jombang atas kontribusi konsistennya sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Gus Salman menekankan bahwa kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Jombang dan pihak rumah sakit telah terbukti efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperluas akses pelayanan yang lebih inklusif dan merata.

Gus Salman secara khusus menyoroti komitmen RS Muhammadiyah Jombang dalam menjaga kepercayaan publik melalui layanan yang profesional namun tetap humanis.

“RS Muhammadiyah Jombang terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan layanan yang profesional, ramah, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ucap Gus Salman.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rumah sakit ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penyembuhan, tetapi juga sebagai elemen penting dalam dakwah kesehatan yang mengedepankan kemaslahatan masyarakat luas.
Pemerintah Daerah berharap bahwa sinergi ini akan terus dipererat dengan berbagai pihak, baik organisasi profesi maupun instansi pendidikan, demi menjawab tantangan kesehatan yang semakin kompleks di masa depan, sekaligus memastikan bahwa seluruh warga Kabupaten Jombang mendapatkan hak layanan kesehatan yang komprehensif, terjangkau, dan berkualitas tinggi. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search