“Health is not everything, but without health, everything becomes difficult.”
“(Kesehatan bukanlah segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya menjadi terasa sulit)”
Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, kita sering mengejar harta, jabatan, dan kesuksesan, tetapi lupa menjaga kesehatan. Padahal, tubuh yang sehat adalah nikmat besar yang memungkinkan kita beribadah dengan khusyuk, bekerja dengan optimal, dan berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.
Karena itu, menjaga kesehatan merupakan wujud syukur atas karunia Allah Swt. Allah Swt berfirman:
وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ….. ”
“...Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan…“(QS. Al-Baqarah: 195).
Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ayat ini mengandung larangan melakukan segala perbuatan yang membawa diri kepada kebinasaan atau kemudaratan. Menjaga kesehatan termasuk bentuk ikhtiar agar tubuh tetap kuat untuk menaati Allah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.”(HR. Bukhari No. 6412).
Hadis ini mengingatkan bahwa kesehatan sering baru disadari nilainya ketika sakit datang. Oleh sebab itu, manfaatkan masa sehat untuk memperbanyak amal saleh, menjaga pola makan, beristirahat yang cukup, berolahraga, dan menghindari kebiasaan yang merusak tubuh.
Mari kita syukuri nikmat sehat dengan menjaganya sebaik mungkin. Semoga Allah Swt senantiasa menganugerahkan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan usia sehingga setiap langkah kita menjadi jalan menuju rida-Nya.
Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bahwa sehat adalah nikmat yang harus disyukuri, dijaga, dan dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Semoga bermanfaat.
