Siapkan Generasi Unggul, Muhammadiyah Mulai Bangun SMA Boarding School di Sepaku

Siapkan Generasi Unggul, Muhammadiyah Mulai Bangun SMA Boarding School di Sepaku
www.majelistabligh.id -

Muhammadiyah Kalimantan Timur resmi memulai pembangunan SMA Muhammadiyah Boarding School Sepaku melalui prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal hadirnya sekolah menengah atas berasrama yang diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan unggulan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWM Kalimantan Timur KH. M. Jafron beserta rombongan, Ketua PWA Kalimantan Timur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Balikpapan–PPU Winarno, Anggota DPRD Kab.PPU, Ketua PDM PPU, Ketua PDA PPU, Pemerintah Kecamatan Sepaku, Danramil Sepaku, Polsek Sepaku, Kepala Desa Bukit Raya, PCM dan PCA Sepaku, serta berbagai tokoh masyarakat.

Ketua PCM Sepaku, Paimin, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembangunan SMA Muhammadiyah Boarding School Sepaku merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan masa depan, khususnya di kawasan IKN.

Menurutnya, sekolah ini dirancang tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan ilmu umum secara seimbang, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan bidang pertanian dalam arti luas sebagai salah satu sektor strategis di wilayah Sepaku.

“Kami ingin melahirkan generasi yang memiliki kekuatan akidah, akhlak, penguasaan ilmu pengetahuan, sekaligus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan di sekitar IKN, khususnya sektor pertanian,” ujar Paimin.

Ketua PWM Kalimantan Timur, KH. M Jafron, dalam kesempatan tersebut mengingatkan, sejak awal berdirinya Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan telah meletakkan fondasi pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum.

Ia menegaskan bahwa konsep tersebut tetap relevan hingga saat ini dalam membangun generasi yang berdaya saing.

“KH. Ahmad Dahlan telah memberi teladan bahwa pendidikan agama harus berjalan bersama pendidikan umum. Itulah yang harus terus kita hidupkan,” katanya.

M. Jafron juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen Muhammadiyah bersama pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sekolah tersebut.

Selain itu, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk ikut memperkenalkan sekolah tersebut kepada masyarakat luas.

“Mari kita viralkan sekolah ini agar semakin banyak masyarakat mengetahui keberadaannya dan semakin banyak calon siswa yang bergabung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Balikpapan dan Penajam Paser Utara, Winarno, menyampaikan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga menghadirkan sekolah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, persaingan memperoleh peserta didik semakin besar sehingga pengelola sekolah harus mampu membaca minat masyarakat.

“Yang terpenting adalah memahami apa yang dibutuhkan masyarakat. Jika sekolah mampu memberikan nilai tambah, masyarakat akan datang. Kami dari Dinas Pendidikan siap memberikan dukungan,” katanya.

Dukungan serupa juga disampaikan Pemerintah Kecamatan Sepaku. Camat Sepaku, Supandi, mengaku bangga atas hadirnya SMA Muhammadiyah Boarding School di wilayahnya.

Ia berharap keberadaan sekolah tersebut akan semakin memperkuat kualitas pendidikan masyarakat Sepaku sekaligus menjadi salah satu penopang pembangunan sumber daya manusia di kawasan IKN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah karena telah membangun sekolah di Sepaku. Ini merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, HM Darlis Pattalongi, S.Hut, MM, MH (Ketua LHKP PWM Kaltim) turut memberikan apresiasi atas pembangunan sekolah tersebut.

Menurutnya, Muhammadiyah telah lama dikenal sebagai organisasi yang konsisten membangun pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa.

“Investasi yang sesungguhnya adalah investasi di bidang pendidikan. Pendidikan akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pendidikan karakter di tengah tantangan zaman yang dinilai mulai mengikis nilai-nilai adab, sopan santun, dan moral generasi muda.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan SMA Muhammadiyah Boarding School Sepaku merupakan bantuan Pemerintah melalui Program Unit Sekolah Baru jenjang SMA Tahun Anggaran 2026 dengan sumber dana APBN senilai sekitar Rp8,35 miliar. Kompleks sekolah akan dilengkapi ruang kelas, laboratorium STEM, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang ibadah, ruang kesehatan, ruang BK, ruang OSIS, kantin, hingga fasilitas administrasi.

Melalui pembangunan tersebut, Muhammadiyah berharap SMA Muhammadiyah Boarding School Sepaku menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keimanan, karakter, dan keterampilan sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia di era Ibu Kota Nusantara.(ay.1)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search