Tertidur Sampai Subuh? Jangan Skip Salat Witir

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Berikut adalah poin penting terkait batas waktu salat witir:

  • Waktu berakhir: Salat witir sudah tidak bisa dilakukan saat azan subuh berkumandang.
  • Waktu terbaik: Sepertiga malam terakhir sebelum masuk waktu subuh.
  • Solusi jika terlewat: Jika anda ketiduran atau lupa hingga masuk waktu subuh, salat witir boleh diganti (diqada) pada waktu dhuha (pagi hari).
  • Cara mengqadanya: Ubah jumlah rakaat menjadi genap. Jika biasa witir 1 rakaat, qada menjadi 2 rakaat. Jika biasa 3 rakaat, qada menjadi 4 rakaat.

Alasan utama mengapa jumlah rakaat salat witir diubah menjadi genap saat diqada adalah mengikuti petunjuk langsung dan sunnah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dari Ummul  Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan kebiasaan Nabi:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika luput dari salat malam (termasuk witir) karena ketiduran atau sakit, maka beliau salat di waktu siang hari sebanyak 12 rakaat.” (HR Muslim no. 746)

Semoga beruntung.

 

Tinggalkan Balasan

Search