Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar bakti sosial kesehatan dan khitanan massal gratis bagi masyarakat, Ahad (21/06/2026). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, Lembaga Amil, Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan berbagai Organisasi Otonom.
Kegiatan yang berlangsung di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kapuas tersebut menjadi bagian dari rangkaian semarak Milad ke-109 Aisyiyah dan Baitul Arqam Pengurus Aisyiyah, Kepala dan Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kabupaten Kapuas.
Ketua PDM Kapuas, H. Suwarno Muriyat menyampaikan Muhammadiyah tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga terus memperkuat peran sosial kemasyarakatan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Melayani masyarakat adalah bagian dari dakwah Muhammadiyah. Kehadiran layanan kesehatan gratis dan sunatan massal ini merupakan bentuk nyata kepedulian Persyarikatan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Suwarno.
Bakti sosial ini sekaligus menjadi wujud nyata Muhammadiyah dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan melalui pelayanan kesehatan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Usai memberikan sambutan pada pembukaan Milad ke-109 Aisyiyah dan kegiatan Baitul Arqam, Ketua PDM Kapuas meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial yang berlangsung di lokasi yang sama. Ia menyampaikan apresiasi kepada Lazismu, MPKU, MDMC, Aisyiyah, dan seluruh relawan Muhammadiyah, berkolaborasi hadirkan layanan kesehatan gratis.
Sementara itu, Ketua MPKU yang mendampingi, H. Hipni selaku Ketua MDMC menambahkan, tercatat sebanyak 57 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dan 15 anak khitanan oleh tenaga kesehatan dan relawan Muhammadiyah secara profesional dan penuh kepedulian.
“Masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, kadar gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Layanan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit serta menjaga pola hidup sehat,” tambahnya.
Disalurkan pula beberapa karung beras yang dikemas per bungkus 1 kilogram dan disalurkan kepada masyarakat yang periksa kesehatan, berobat dan orang tua peserta khitanan. Bantuan yang berasal dari para dermawan melalui LAZISMU tersebut menjadi simbol semangat berbagi dan sur Persyarikatan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam mewujudkan dakwah yang membumi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Juga nampak antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, seraya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sangat membantu, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan secara mudah dan beras gratis.
Dengan semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan), Muhammadiyah Kapuas berkomitmen untuk terus memperluas gerakan pelayanan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan berkemajuan. (mf)
