Al hayatu kats tsalji istamti’ biha qobla an tadzuuba. Hidup (umur) itu seperti halnya ss batu, manfaatkan dengan baik sebelum ia mencair habis.
Umurmu kini adalah sisa masa lalu.
Umurmu kini adalah sisa yang terpakai.
Umurmu kini pertanda semakin sedikit waktu yang tersedia.
Umurmu kini semakin mendekati liang lahat.
Hati-hati dengan sisa umurmu. Hanya dua pilihannya; semakin taat mendekat atau menjauh dari aturannya, menuruti kesenangan bermaksiat.
Jika kita berpikir negatif, tidak enaknya, maka akan banyak sekali hal yang dikeluhkan.
Tetapi jika berpikir positifnya, maka sungguh sangat tak terhitung, berapa nikmat yang telah Allah anugerahkan untuk disyukuri.
Ingat! Rizki tidak selalu datang dibungkus dengan kain sutra: terkadang rizki itu datang terbungkus dengan koran bekas.
Bahwa sesuatu yang awalnya terlihat seperti sebuah musibah tetapi di kemudian hari ternyata itu adalah suatu anugerah yang Allah ingin berikan kepada kita, hanya saja bungkusnya nggak selalu seindah yang kita bayangkan.
Isi sisa umur dengan bersyukur. Jangan malah kufur, ngawur, padahal semua akan ke alam kubur.
In syaa Allah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa dosa kita, serta memberikan kemudahan kepada kita dalam bekerja dan beribadah.
Aamiin Yaa Robbal Al Aamiin
In syaa Allah bermanfaat, silakan dishare untuk meraih pahala amal jariyah. || fimdalimunthe55@gmail.com ; ismirzaf@gmail.com
