Suasana kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) dipastikan bakal meriah pada
Sabtu, 25 Juli 2026. Universitas ternama di Kota Soto Lamongan ini siap menjadi tuan rumah Pembukaan Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 tingkat Jawa Timur.
Rangkaian pertunjukan seni dan budaya bernuansa Islami pun telah disiapkan matang untuk menyambut para undangan dan peserta lomba dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sulis, perwakilan seksi acara dari UMLA, mengungkapkan bahwa beragam penampilan memukau siap menghibur dalam sesi pra-acara. Selain kelompok paduan suara yang bertugas menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, para hadirin juga akan dimanjakan oleh dua atraksi khas, yakni seni bela diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah dan tarian tradisional Tari Mayang Madu.
Atraksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan menampilkan jurus-jurus pencak silat yang memukau. Sebagai organisasi otonom ke-11 Muhammadiyah, Tapak Suci tidak hanya wadah pelestarian seni bela diri Indonesia yang bersih dari penyimpangan, tetapi juga sarana mendidik kader persyarikatan dan pejuang dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Semangat para pesilat ini berakar kuat pada moto legendaris mereka: “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan akhlak saya menjadi lemah.”

Tak kalah memikat, Tari Mayang Madu siap memanjakan mata para tamu lewat keindahan gerak kreasi baru khas Lamongan. Tarian ini diciptakan khusus untuk mengenang jejak perjuangan dakwah Sunan Drajat, yang dahulu bergelar Raden Qasim atau Sunan Mayang Madu.
Menariknya, tarian ini mengandung filosofi mendalam yang mengajarkan lima ajaran (piwulang) Sunan Drajat—salah satu yang paling populer adalah Wenehono mangan wong kang luwe (berilah makan orang yang lapar).
Nilai luhur ini amat selaras dengan Teologi Al-Ma’un yang diajarkan oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Lebih dari sekadar hiburan, setiap ketukan gerakannya merupakan wujud rasa syukur, puji-pujian, serta refleksi dari nilai-nilai Rukun Islam.

Perhelatan bergengsi tingkat provinsi ini dipastikan semakin berbobot dengan hadirnya sejumlah tokoh papan atas Muhammadiyah. Beberapa tamu VIP yang telah mengonfirmasi kedatangannya antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M., serta Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, K.H. Fathurrahman Kamal, Lc., M.Si.
Pada kesempatan tersebut, K.H. Fathurrahman Kamal juga didapuk menjadi keynote speaker yang akan menyampaikan pidato pencerahan bertajuk “Aksi Nyata Anak Muhammadiyah: Dari Jawa Timur untuk Peradaban Dunia”. Kehadiran para tokoh ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat dan inspirasi bagi generasi muda Muahmmadiyah di Jawa Timur. || chusnun
