“Trust the process, no honest effort and sincere prayer are ever wasted. “
“(Percayalah pada prosesnya, tidak ada usaha yang jujur dan doa yang tulus yang akan pernah sia-sia)”
Pernahkah kamu merasa lelah karena perjuanganmu seolah belum membuah hasil? Di saat-saat seperti itu, yakinkan hatimu: tetap percaya, setiap usaha dan doa tidak akan pernah sia-sia.
Dalam Islam, tak ada kerja keras maupun untaian doa yang menguap begitu saja. Allah SWT berfirman:
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
Artinya:
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. “(QS. An-Najm: 39)
Menurut Tafsir Ibn Katsir, ayat ini menegaskan bahwa setiap hamba akan memetik hasil dari amal dan usahanya sendiri. Allah Maha Adil Dia tidak akan mengabaikan sekecil apa pun ikhtiar yang kita lakukan.
Begitu pula dengan doa. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis sahih: Dari Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhu , Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ ».
“Tidaklah seorang muslim membunyikan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan memberinya tiga hal: (1) Allah akan segera mengabulkan do’anya, (2) Allah akan menyimpannya di kelak akhirat, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat juga berkata, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian .” (HR. Ahmad, 3:18)
Hasil akhir mungkin tidak selalu persis seperti yang kamu bayangkan, tetapi Allah selalu memberikannya pada waktu dan cara terbaik. Teruslah melangkah dan melangitkan doa, sebab Allah sedang merangkai takdir indah untukmu.
Semoga bermanfaat.
