Berhentilah Mengejar Dunia tanpa Ingat Akhirat

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Allah menciptakan manusia ke dunia dengan berbagai macam profesi dan pekerjaan. Tugas apapun yang dikerjakan manusia di dunia sama penting dan sama-sama bermanfaat. Tugas apapun yang dilakukan didunia ini dengan cara yang baik dan mulia akan menghadirkan manfaat yang besar.

Namun ketika hanya niat kita mencari uang, kita akan mengalami kelelahan hati dan pikiran. Karena tujuan kita hanyalah dunia tanpa ingat akhirat. Dunia yang sementara dan akan hilang ketika kiamat datang nanti.

Maka dari itu, ubahlah apa yang menjadi tujuan kita yang awalnya mengejar dunia menjadi mengutamakan mengejar akhirat. Dan berharap dapatkan surga dan takut masuk ke dalam neraka.

Karena dengan menjadikan tujuan akhir kita adalah akhirat, kembali kepada Allah. Maka Allah pun akan mudahkan semuanya, semua yang menjadi halangan, semua yang menjadi hambatan dan ujian kita. Bertawakal kepada Allah atas segala apa yang Allah berikan dan bersabar atas tiap proses yang dijalani.

Rasulullah bersabda:

“Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engkau malas” (HR. Muslim 2664)

  • Tidak semua orang yang kaya itu pasti bahagia, tapi yang kaya dan yang miskin semua pasti akan tetap mati.
  • Tidak semua orang yang hidup itu pasti akan sampai tua, tapi yang tua dan yang muda semua pasti akan tetap mati.
  • Tidak semua orang yang berusaha itu pasti akan tercapai cita-citanya, tapi yang tercapai cita-citanya dan yang tidak tercapai cita-citanya semua pasti akan mati.

Karena itu, wahai diri jangan berlebihan hanya fokus pada sesuatu yang belum pasti, tapi fokuslah dengan apa telah pasti yaitu mati.

Maka ambillah dunia secukupnya dan jadikan akhirat tetap sebagai tujuan utama. Sungguh kematian adalah sebuah kepastian namun sering kali kita lalaikan. Padahal ia bisa datang kapan saja, di mana saja dan dalam keadaan apa saja.

Perbanyaklah ingat pemutus kelezatan, karena kematian adalah sebaik-baiknya nasihat. Segeralah taubat, semangatlah dalam ketaatan dan tinggalkan maksiat. Sebab pasti akan tiba saatnya cepat atau lambat kematian itu pasti akan datang menemui kita.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

“Setiap jiwa pasti akan mengalami kematian.” (QS. Ali-Imran: 185) || ismirzaf@gmail.com ;  fimdalimunthe55@gmai.com

 

Tinggalkan Balasan

Search