Dakwah Sambil Ngopi, Suara Muhammadiyah Luncurkan Coffee 1915

Barista Coffee 1915 melayani pelanggan. (ist)
www.majelistabligh.id -

Tren minum kopi di Indonesia kini mengalami pergeseran paradigma. Budaya menikmati kopi tidak lagi terbatas pada ruangan tertutup, melainkan telah merambah ruang terbuka dan menjamur di area pinggir jalan (street coffee).

Membaca peluang tersebut, Suara Muhammadiyah resmi meluncurkan unit usaha baru bernama Coffee 1915, sebuah konsep kedai kopi jalanan yang dirancang sesuai dengan gaya hidup generasi muda.

Penamaan “1915” sendiri diambil dari tahun kelahiran media Suara Muhammadiyah. Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, menyampaikan bahwa konsep ini hadir untuk merespon kebiasaan Gen Z yang menggemari kopi jalanan.

“Kita ingin merespon habit mereka, salah satunya street coffee yang saat ini sedang menjadi tren,” ujar Deni saat peresmian perdana di halaman Grha Suara Muhammadiyah, Sabtu (12/9/2026).

Menariknya, Coffee 1915 tidak sekadar menyajikan minuman kopi. Kedai ini diintegrasikan langsung dengan Logmart, unit bisnis minimarket milik Muhammadiyah. Konsep gabungan ini memungkinkan pengunjung menikmati sajian kopi sekaligus berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Ke depan, Suara Muhammadiyah menargetkan ekspansi Coffee 1915 ke berbagai titik strategis, seperti lingkungan sekolah, kampus perguruan tinggi, hingga rumah sakit. Deni optimistis model minimarket mini berkonsep ngopi ini memiliki prospek yang sangat cerah.

Menurutnya, fenomena kedai kopi mini di pinggir jalan maupun yang memanfaatkan bagasi mobil justru kerap menarik minat pembeli di era sekarang. Selain dari sisi bisnis, usaha ini dirancang sebagai bentuk dakwah struktural yang masuk ke ranah komunitas anak muda dan sektor ekonomi kreatif.

“Kami ingin masuk ke dalam budaya dan kebiasaan mereka. Harapannya ada dampak positif bagi dakwah kita, khususnya dalam merangkul Gen Z,” tambah Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Deni juga menegaskan bahwa Coffee 1915 menjadi percontohan pertama model bisnis street coffee di lingkungan Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat umum, khususnya generasi muda, untuk meramaikan kedai baru ini. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search