Gandeng BBPPMPV, Rumah Sakinah Muhammadiyah Gelar Pelatihan Salon Dasar untuk Kelompok Rentan

Sambutan Ketua PKBM Mentari Rumah Sakinah Muhammadiyah, Febry Amirullah Benny, S.Pd, M. Pd. (ist)
www.majelistabligh.id -

PKBM Rumah Sakinah Mentari Muhammadiyah bekerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Salon/Kecantikan Dasar bagi Kelompok Rentan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Ruang Sidang Besar BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian ekonomi kelompok rentan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang aplikatif. Para peserta memperoleh pembelajaran teori dan praktik dasar kecantikan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

Dalam sambutannya, Ketua PKBM Rumah Sakinah Mentari Muhammadiyah, Febry Amirullah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta.

“Pelatihan ini diberikan secara gratis. Kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat. Karena itu saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan terus belajar. Kami percaya bahwa keterampilan adalah jalan menuju kemandirian ekonomi dan kehidupan yang lebih baik. Rumah Sakinah Muhammadiyah hadir untuk mendampingi masyarakat agar bangkit, berdaya, dan memiliki masa depan yang penuh harapan,” ujar Febry.

Ia juga menegaskan bahwa Rumah Sakinah Muhammadiyah berkomitmen memberikan ruang bagi setiap orang untuk berkembang tanpa memandang latar belakang kehidupan mereka.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Rumah Sakinah Muhammadiyah dalam menghadirkan pelatihan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kerja sama ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk bekerja, berwirausaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkap Zulfikar.

Pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga masyarakat dalam memperluas akses pendidikan vokasi bagi kelompok rentan. Diharapkan, para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai modal untuk menciptakan peluang usaha, meningkatkan pendapatan, serta menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search