Gelar Seminar Public Speaking, AMKI Muda UMLA Dorong Generasi Muda Berani Berdakwah dan Memimpin

Gelar Seminar Public Speaking, AMKI Muda UMLA Dorong Generasi Muda Berani Berdakwah dan Memimpin
www.majelistabligh.id -

AMKI Muda Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) sukses menyelenggarakan Seminar Public Speaking bertajuk “Gen Z Jago Bicara” pada Selasa (21/7/2026) pukul 16.00–17.30 WIB di Masjid K.H. Bagus Hadi Kusuma UMLA. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta dengan tujuan meningkatkan kemampuan public speaking generasi Z sebagai bekal dalam berdakwah, berorganisasi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan.

Ketua AMKI Muda UMLA Ananda Fatih Zaki Ahmad menyampaikan, salah satu tujuan hadirnya AMKI Muda adalah menghidupkan masjid sebagai pusat kegiatan umat, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, masjid harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi setiap orang yang datang ke dalamnya.

Ia juga menyoroti kondisi umat Islam saat ini dengan mengutip data yang menunjukkan bahwa hanya sekitar 38,9 persen masyarakat Indonesia yang melaksanakan salat lima waktu, sementara yang secara konsisten melaksanakan salat berjamaah hanya sekitar 2 persen.

“Melalui berbagai program AMKI Muda, kami berharap semakin banyak anak muda yang kembali memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai pusat pembinaan karakter serta dakwah,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina AMKI Muda Ustadz Teguh Hadi Wibowo menegaskan pentingnya kemampuan public speaking sebagai salah satu keterampilan yang perlu dimiliki oleh generasi muda. Kemampuan berbicara yang baik tidak hanya bermanfaat dalam dunia pendidikan maupun organisasi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menyampaikan dakwah, mengajak kepada kebaikan, dan membangun komunikasi yang positif di tengah masyarakat.

Memasuki sesi inti, materi seminar disampaikan oleh Coach Rifqi Anugrah. Dalam penyampaiannya, ia mengajak peserta untuk membangun keberanian dalam berbicara di depan umum. Menurutnya, rasa gugup merupakan hal yang wajar dialami setiap orang, namun tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti belajar. Keberanian akan tumbuh seiring dengan kemauan untuk terus berlatih dan mencoba.

Coach Rifqi juga menjelaskan bahwa kemampuan public speaking memiliki beberapa tahapan. Seseorang umumnya memulai dari tahap merasa takut dan kurang percaya diri, kemudian berkembang menjadi lebih berani setelah sering berlatih, hingga akhirnya mampu berbicara dengan percaya diri, menguasai audiens, serta menyampaikan pesan secara jelas dan meyakinkan.

“Proses tersebut membutuhkan latihan yang konsisten dan kemauan untuk terus mengevaluasi diri,” tandasnya.

Selain itu, Coach Rifqi menekankan bahwa komunikasi adalah kunci kesuksesan. Kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik, mendengarkan secara aktif, membangun hubungan yang positif, serta memengaruhi orang lain melalui komunikasi yang efektif merupakan bekal penting dalam dunia akademik, organisasi, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Coach Rifqi mengajak mereka mempraktikkan langsung materi yang telah disampaikan. Beberapa peserta secara sukarela maju ke depan untuk berbicara dan mencoba teknik-teknik public speaking. Sesi praktik berlangsung interaktif dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta.

Seminar berlangsung dengan penuh antusias. Peserta aktif mengikuti setiap sesi, berani tampil di depan forum, serta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan. Interaksi yang hangat antara pemateri dan peserta menjadikan suasana seminar semakin hidup dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.

Melalui kegiatan ini, AMKI Muda sebagai sayap kepemudaan Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) UMLA berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mampu memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai sarana dakwah, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Seminar ini menjadi salah satu bentuk komitmen AMKI Muda dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda Muhammadiyah. (*/tim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search