Haedar Nashir: Jadilah Mahasiswa yang Berprestasi, Berakhlak, dan Bermanfaat

Ketua Umum PP Muhamadiyah, Haedar Nashir, saat menyapa mahasiswa baru UMY. (ist)
www.majelistabligh.id -

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyambut hangat ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam pembukaan Masa Ta’aruf (Mataf) UMY 2026, Senin (7/9/2026). Dalam amanatnya, Haedar meyakinkan para mahasiswa baru bahwa mereka telah membuat keputusan tepat dalam memilih tempat menimba ilmu.

“Ketika menjadi mahasiswa baru di UMY, kalian tidak salah alamat, tidak juga salah pilih. Kampus ini adalah kampus terbaik, unggul, dan menjadi kebanggaan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Haedar secara daring.

Haedar menegaskan, agenda penerimaan mahasiswa baru bukan sekadar rutinitas tahunan. Tingginya animo masyarakat untuk berkuliah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya UMY, menjadi bukti nyata atas kepercayaannya terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan Muhammadiyah.

Menurutnya, kualitas perguruan tinggi saat ini tidak lagi terkotak-kotak oleh status negeri atau swasta, melainkan diukur dari standar mutu, prestasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan mengusung tagline “Muda Mendunia”, UMY terbukti mampu melahirkan alumnus yang berkiprah di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, ia meminta para mahasiswa baru menumbuhkan rasa bangga terhadap kampus.

“Jadilah mahasiswa yang memiliki almamater pride, memiliki kebanggaan terhadap almamater,” tuturnya.

Lebih lanjut, Haedar menyampaikan bahwa bergabung dengan UMY berarti menjadi bagian dari jaringan besar 163 PTMA yang menaungi sekitar 700 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia. Ia berharap para mahasiswa dapat menyerap semangat kemajuan dan tradisi intelektual Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern yang diakui dunia.

Ia pun berpesan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga aktif membentuk karakter, memperluas jejaring, dan mengasah keahlian sesuai potensi diri.

“Rawat, jaga, dan tumbuhkan terus semangat untuk menjadi mahasiswa berprestasi yang menempa diri dengan akhlak mulia, kecerdasan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berbagai keahlian,” kata Haedar.

Menutup arahannya, Haedar mengutip hadis Rasulullah SAW, khairunnas anfa’uhum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain). Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi pada dasarnya bertujuan membentuk pribadi yang matang dan membawa dampak positif bagi kemanusiaan global.

“Jadilah mahasiswa yang punya makna dalam hidup, memiliki cita-cita luhur, dan menjadi manusia yang dimuliakan Allah,” pungkasnya. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search