Hari ke-11 Operasional Haji: 5 Jemaah Wafat dan 4.246 Rawat Jalan

Jemaah haji dibantu kursi roda meninggalkan hotel di Madinah akan bertolak ke Makkah. (ist)
www.majelistabligh.id -

Memasuki hari ke-11 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan ada lima jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya para dhuyufurrahman tersebut saat menjalankan rangkaian ibadah.

“Hingga Kamis (30/4/2026), total jemaah wafat sebanyak 5 orang. Kita doakan semoga husnul khotimah,” ujar Maria dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (1/5/2026).

Selain mengonfirmasi kabar duka, Kemenhaj juga membeberkan data terkait jemaah haji yang membutuhkan penanganan medis di Arab Saudi. Tercatat sebanyak 4.246 jemaah telah menjalani rawat jalan akibat berbagai keluhan kesehatan ringan hingga sedang.

Maria juga memaparkan tingginya angka rujukan medis ke fasilitas kesehatan yang ada. Terdapat 70 jemaah yang sempat dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 101 jemaah lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan medis komprehensif.

“Saat ini, jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi berjumlah 42 orang,” jelas Maria merinci kondisi jemaah yang masih dalam pantauan ketat tim medis.

Meski diwarnai adanya jemaah yang sakit dan wafat, Maria memastikan bahwa secara umum seluruh proses operasional haji tetap berjalan dengan lancar dan tertib. Berdasarkan data terkini, sebanyak 62.193 jemaah yang tergabung dalam 159 kelompok terbang (kloter) beserta 689 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Fase pergerakan jemaah antarkota perhajian pun tengah berlangsung.

“Seluruh proses pergerakan jemaah, mulai dari Madinah menuju Mekkah, dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas. Hal ini untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama perjalanan,” tambahnya.

Saat ini, sebagian besar jemaah Indonesia yang telah tiba di Kota Mekkah sedang berfokus melaksanakan ibadah umrah wajib (umrah qudum). Mereka juga diimbau untuk terus menjaga stamina dan kesehatan tubuh guna mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan medis dan pelayanan maksimal di seluruh titik bagi seluruh jemaah Indonesia. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search