Semangat membara untuk memenuhi panggilan Allah ke Baitullah tidak luntur dimakan usia. Hal inilah dibuktikan Ibu Sadiyem, warga Dusun Donggi, Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Di usianya yang menginjak 86 tahun, ia resmi tercatat sebagai calon jemaah haji tertua di Kabupaten Bojonegoro pada musim haji 1447 H/2026 M.
Ibu Sadiyem, yang lahir pada 11 Desember 1940, merupakan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani. Meski telah lanjut usia, sosok yang dikenal bersahaja ini menunjukkan kondisi fisik yang luar biasa.
Kesehatan Prima dan Memenuhi Syarat Istitha’ah
Ketua KBIHU Masyarakat Madani, Drs. H. Sholikin Jamik, S.H., M.H. mengungkapkan kekagumannya atas kondisi kesehatan Ibu Sadiyem. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis intensif, Ibu Sadiyem dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah kesehatan.
“Alhamdulillah, Ibu Sadiyem tidak memiliki satu pun dari 11 jenis penyakit yang menjadi hambatan istitha’ah kesehatan haji. Hasil tes tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat semuanya berada dalam kondisi baik,” ujar Wakil Ketua PDM Kab. Bojonegoro tersebut.
Meski demikian, mengingat faktor usia, pihak KBIHU tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kenyamanan beliau selama di Tanah Suci. “Untuk mobilitas jarak jauh, kami siapkan kursi roda. Insyaallah, beliau akan didampingi langsung oleh putra kandungnya, Bapak Tamaji,” tambahnya.

Profil Keluarga: Didikan Ikhlas Seorang Ibu
Ibu Sadiyem adalah sosok ibu tangguh yang menjadi inspirasi di balik kesuksesan putra-putranya. Sejak ditinggal wafat suaminya, Bapak Basar, pada tahun 2010 silam, beliau terus menjadi pilar doa bagi keluarga.
Menariknya, Ibu Sadiyem merupakan ibunda dari tokoh Muhammadiyah Jawa Timur, Ustaz Munahar, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sekaligus Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya.
Keberhasilan Ibu Sadiyem dalam mendidik anak-anaknya tercermin dari profil kelima putranya:
- Zainuri: Pengusaha sukses di bidang kuliner (roti).
- Marzuki (Almarhum): Semasa hidup mengabdi sebagai ASN di Kementerian Agama RI.
- Tamaji: ASN di Pengadilan Agama (yang akan mendampingi beliau berangkat haji).
- Munahar: Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jatim dan Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya.
- Abdul Latif Aziz: Profesional yang berdedikasi di sektor perbankan.
Rencana Keberangkatan
Sesuai jadwal, Ibu Sadiyem direncanakan berangkat menuju Tanah Suci pada 2 Mei 2026. Keberangkatan ini menjadi momen haru sekaligus membanggakan bagi keluarga besar, khususnya bagi warga Muhammadiyah di Kedungadem dan Bojonegoro.
Kisah Ibu Sadiyem menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ibadah haji bukan sekadar masalah fisik, melainkan masalah panggilan jiwa dan ketulusan niat. Di tengah keterbatasan usia, Allah memberikan kemudahan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
Semoga Ibu Sadiyem menjadi haji yang mabrur dan perjalanannya senantiasa diberikan kelancaran serta kesehatan oleh Allah SWT. Amin. (*/tim)
