Kenapa Ya…

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Ada orang yang bisa begitu ramah dan sabar kepada orang lain, tapi justru paling gampang marah kepada orang rumah.

Ironis rasanya melihat seseorang yang begitu menjaga lisan di luar rumah. Bisa tertawa sopan dengan teman, menahan emosi di depan saudara, bahkan takut setengah mati mengecewakan orang lain.

Namun, begitu melangkah masuk ke dalam rumah, istri yang selalu setia menunggu, justru dijadikan sasaran empuk untuk meluapkan lelah.

Padahal, istri bukan tempat pelampiasan penat, bukan samsak emosi, dan jelas bukan seseorang yang bebas disakiti, hanya karena kita tahu dia akan selalu bertahan.

Rasulullah mengingatkan kita bahwa tolok ukur lelaki terbaik bukanlah dia yang paling disegani atau dihormati di luar sana, melainkan dia yang paling lembut dan penuh kasih kepada istrinya/ keluarganya. (HR Tirmidzi no. 3895 dan Ibnu Majah no. 1977).

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Search